Ruteng, VoxNTT.com – Satu unit rumah milik warga Desa Compang Cibal, Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, ludes dilalap api pada Kamis malam, 22 Januari 2026. Kebakaran diduga dipicu penggunaan lilin saat listrik padam.
Kepala Desa Compang Cibal, Kristianus Nggour mengatakan, kebakaran bermula dari lilin yang digunakan sebagai penerangan sementara.
“Penyebab kebakaran itu karena lilin, karena tadi malam listrik mati akhirnya mereka pakai penerangan sementara dengan menggunakan lilin,” jelas Kristianus kepada VoxNtt.com, Jumat pagi, 23 Januari 2026.
Kristianus menjelaskan, saat listrik padam, lilin dinyalakan sebagai sumber penerangan. Setelah menyalakan lilin, salah satu anggota keluarga keluar rumah untuk bertamu ke rumah tetangga.
Sementara anggota keluarga lainnya telah tertidur sekitar pukul 21.00 Wita. Api mulai membesar sekitar pukul 22.00 Wita.
“Sebelum api membesar, keluarga yang masih ada dalam bermimpi ada yang mengetuk dinding kamar berkali-kali, dengan menyampaikan Yolan bangun, bangun ada sesuatu itu di sebelah,” jelasnya.
Ia mengatakan, karena mimpi tersebut, korban terbangun dan melihat asap mengepul di dalam rumah. Korban kemudian segera membangunkan kedua anaknya untuk keluar rumah dan berteriak meminta pertolongan. Sekitar lima menit setelah mereka keluar, api membesar dan menghanguskan seluruh bangunan rumah tanpa tersisa.
Akibat kebakaran itu, sejumlah harta benda ikut terbakar, di antaranya satu unit bangunan rumah, satu unit sensor, satu unit sepeda motor merek Fit, uang tunai Rp6 juta, tujuh helai kain songke, kopi 40 kilogram, beras satu sak 50 kilogram, dua kartu sembako PKH, ijazah SMA, serta sejumlah dokumen penting lainnya.
Kristianus memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
“Tidak satupun harta benda di rumah bisa diselamatkan, karena habis hangus terbakar,” ujarnya.
Untuk mencegah kejadian serupa, Kristianus mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan yang berhubungan dengan api dan listrik, terutama sebelum tidur.
Ia juga mengingatkan warga yang sering meninggalkan rumah dalam keadaan kosong agar memastikan peralatan masak dalam kondisi aman.
Selain itu, masyarakat diminta tetap waspada mengingat saat ini wilayah Manggarai sedang memasuki musim hujan yang disertai angin kencang.
“Mengingat saat ini daerah kita sedang berlangsung musim hujan yang disertai hembusan angin yang kencang diminta kepada masyarakat untuk tetap waspada sehingga bisa terhindar dari bencana kebakaran,” ujar Kristianus.
Penulis: Isno Baco

