Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pojok Info»BPBD Manggarai Pantau Rumah Rusak Akibat Angin Kencang di Desa Riung
Pojok Info

BPBD Manggarai Pantau Rumah Rusak Akibat Angin Kencang di Desa Riung

By Redaksi23 Januari 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kondisi rumah warga di Kampung Wotok, Desa Riung Kecamatan Cibal, yang diterjang angin (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai menurunkan tim ke Desa Riung, Kecamatan Cibal, untuk memantau langsung kondisi rumah warga yang rusak akibat hujan deras disertai angin kencang.

“Kami sudah dapat laporan, dari Camat Cibal, hari ini staf dari BPBD sudah turun ke lokasi,” kata Kepala BPBD Kabupaten Manggarai, Stefanus Tawar, saat dihubungi VoxNtt.com, Jumat, 23 Januari 2026.

Sebelumnya, tiga unit rumah warga di Kampung Wotok, Desa Riung, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, dilaporkan mengalami rusak berat akibat diterjang angin kencang yang disertai hujan. Cuaca ekstrem tersebut mengguyur wilayah Cibal selama sepekan terakhir.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat malam, 23 Januari 2026. Penjabat sementara Kepala Desa Riung, Siprianus Tahir, menyebut kejadian berlangsung sekitar pukul 19.00 Wita.

“Kejadian tadi malam sekitar pukul 19.00 Wita,” kata Siprianus kepada VoxNtt.com, Jumat, 23 Januari 2026.

Siprianus mengatakan, hingga kini para pemilik rumah terpaksa mengungsi sementara ke rumah tetangga. Langkah itu diambil karena hujan deras dan angin kencang masih terus melanda wilayah Cibal.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati menghadapi cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi sewaktu-waktu. Warga yang tinggal di bangunan lama atau dengan kondisi struktur yang sudah menurun juga diminta rutin melakukan pengecekan rumah, terutama saat musim hujan dengan intensitas tinggi.

“Kami mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi kerusakan bangunan akibat hujan lebat dan segera melapor ke aparat setempat jika menemukan kondisi rumah yang rawan,” ujarnya.

Siprianus memastikan pemerintah desa akan terus memantau perkembangan kondisi ketiga unit rumah tersebut serta berkoordinasi dengan pihak terkait dalam proses penanganan hingga situasi dinyatakan aman.

Penulis: Isno Baco

BPBD Manggarai Desa Riung Kabupaten Manggarai Kecamatan Cibal Manggarai
Previous ArticleRumah Warga di Compang Cibal Manggarai Ludes Terbakar, Diduga Akibat Lilin
Next Article Dua Warga Lamba Leda Tertimbun Longsor, Pemda Manggarai Timur Ambil Langkah Taktis

Related Posts

Jenazah Dua WNA Austria yang Jatuh di Cunca Wulang Diterbangkan ke Bali

4 Juni 2026

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

Advokat Publik Nilai Laporan Bupati Manggarai terhadap Edi Hardum Tidak Sesuai Mekanisme UU Pers

3 Juni 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.