Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KOMUNITAS»Ada Anak NTT Terpapar Paham Terorisme Lintas Agama, Gubernur: Ini Alarm Bagi Kita Semua
KOMUNITAS

Ada Anak NTT Terpapar Paham Terorisme Lintas Agama, Gubernur: Ini Alarm Bagi Kita Semua

By Redaksi2 Februari 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena saat menghadiri syukuran Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Ikatan Keluarga Manggarai Raya Kupang (IKMR) di Hotel Cahaya Bapa Kupang, Sabtu malam, 31 Januari 2026 (Foto: Facebook Melki Laka Lena)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNTT.com – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena mengungkapkan adanya anak-anak di NTT yang terpapar paham terorisme lintas agama. Temuan itu, menurut dia, menjadi peringatan serius bagi semua pihak.

“Ini alarm bagi kita semua,” kata Melki saat menghadiri syukuran Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 Ikatan Keluarga Manggarai Raya Kupang (IKMR) di Hotel Cahaya Bapa Kupang, Sabtu malam, 31 Januari 2026, sebagaimana dikutip dari akun Facebook Melki Laka Lena.

Melki mengatakan, keluarga harus menjadi benteng pertama dan terakhir dalam melindungi anak-anak dari pengaruh paham ekstrem.

Upaya itu perlu didukung oleh sekolah dan komunitas sosial agar anak-anak NTT tidak terpapar terorisme lintas agama.

“Dunia saat ini tidak sedang baik-baik saja, sehingga kewaspadaan bersama menjadi keharusan,” ujar Melki.

Ia menilai perkembangan teknologi digital membawa tantangan serius bagi ketahanan keluarga, sosial, dan generasi muda di NTT.

Menurut dia, ancaman justru hadir melalui perangkat yang digunakan sehari-hari.

“Tantangan terbesar justru ada di genggaman tangan kita,” kata politikus Partai Golkar itu.

Melki menjelaskan, melalui gawai anak-anak dapat terpapar konten berbahaya, bahkan direkrut ke dalam paham ekstremisme tanpa disadari oleh orang tua.

Dalam kesempatan tersebut, Melki juga dikukuhkan sebagai Penasihat Kehormatan IKMR Kupang. Ia menegaskan, meski Manggarai Raya telah terbagi secara administratif menjadi tiga kabupaten, ikatan budaya dan persaudaraan tetap satu.

Ia juga menyoroti persoalan kemiskinan ekstrem dan pendidikan yang masih menjadi tantangan di NTT.

Menurut Melki, demokrasi politik berkembang pesat, tetapi demokrasi ekonomi belum sepenuhnya mengimbangi.

Karena itu, pemerintah provinsi terus mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui program One Village One Product, One Community One Product, serta pengembangan produk berbasis sekolah dan komunitas.

Melki menyebut IKMR memiliki sumber daya manusia yang kuat untuk berkontribusi dalam pembangunan.

Potensi seperti kopi Manggarai, kata dia, memiliki nilai tambah besar jika dikelola dengan baik.

Saat ini, UMKM NTT juga didukung melalui akses Kredit Usaha Rakyat berbunga rendah, pendampingan, dan akses pasar.

“Saya mengajak seluruh komunitas Manggarai Raya untuk masuk aktif dalam rantai produksi dan distribusi,” ajak Melki.

Ia berharap IKMR terus menjadi perekat sosial dan kekuatan pembangunan, serta memberi kontribusi bagi masyarakat Manggarai dan Nusa Tenggara Timur. [VoN]

Emanuel Melkiades Laka Lena Gubernur NTT Ikatan Keluarga Manggarai Raya Kupang IKMR IKMR Kupang Melki Laka Lena
Previous ArticleLuapan Sungai Wae Laing Ancam Dua Kampung di Lamba Leda Utara
Next Article Tiga Kades di Wae Ri’i Dilaporkan ke Kejari Manggarai Terkait Proyek APBD dan Dugaan Korupsi Dana Desa

Related Posts

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Belanja Pegawai NTT Tembus 40 Persen, Gubernur dan Kepala Daerah Siap Lobi Tiga Kementerian

3 Maret 2026
Terkini

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Memburu “Hantu”, Memukul Manusia, dan Psikologi Sosial

6 Maret 2026

Jaringan Masyarakat Sipil Audiensi dengan Komisi V DPRD NTT Bahas Kasus Perdagangan Orang

5 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.