Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Gagasan»Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 
Gagasan

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

By Redaksi7 Maret 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Inosensius Sutam
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

(Minggu Prapaskah II, Tahun A; Sabtu, 7 Maret  2026; Mik 7:14-15.18-20; Mzm 103:1-2.3-4.9-10.11-12; Luk 15:1-3.11-32)

Oleh: Rm. Inosensius Sutam

1

Tuhan sering digambarkan secara salah sebagai pribadi yang mengutuk dan menghakimi. Kedua bacaan hari ini menunjukkan kepada kita, sisi lain dari Allah sebagai gembala dan bapa yang penuh belaskasih dan mengampuni dosa kita.

2

Dalam bacaan pertama (Mik 7:14-15.18-20), Nabi Mikha dalam doanya menggambarkan Tuhan sebagai gembala yang setia mencari domba tersesat, menyayangi, memaafkan pelanggaran, menghapus kesalahan, dan mengampuni dosa umatNya. Ia menghidupkan kawananNya dan melempar sisi kegelapan hidupnya.

3

Dalam bacaan Injil (Luk 15:1-3.11-32), Allah digambarkan sebagai Bapa yang menghargai kebebasan anakNya, memberi apa yang menjadi haknya, dan ketika ia hilang tersesat, dan kembali kepadaNya akan menerimaNya dengan penuh sukacita.

4

Kedua bacaan hari ini mengajakan kita untuk merenungkan

Pertama, gambaran Allah sebagai gembala dan bapa menunjukkan Allah yang dekat dan ada bersama kita. Ia tidak jauh. Seorang gembala pasti selalu berada di tengah kawanan ternaknya. Seorang Bapa pasti selalu bersama anaknya. Ternak dan anak adalah bagian hidup dan cara berada seseorang. Ini adalah predikat yang melekat pada keberadaan dan kelanjutan hidupnya. Di sini ada tanggung jawab dan sikap terbuka dalam relasi dari hati ke hati. Ada sikap menghormati pertumbuhan seseorang yang jatuh dan bangun, namun di pihak lain ada kesetiaan, kasih sayang, pengampunan, dan bimbingan.

5

Kedua, dosa berarti menjauhi gembala dan bapa yang dekat dengan kita. Dosa sering terjadi saat berada dalam kelimpahan dan rasa bosan. Ternak menjauh saat rumput banyak dan berpikir semakin jauh ada rumput yang lebih lezat lagi. Dosa menghantar kita ke dunia lebih rendah yang dimetaforkan sebagai tempat terpencil dan kandang hewan. Bertobat berarti kembali ke kandang gembala dan rumah Bapa.

6

Ketiga, gembala dan Bapa berarti menjauhi dan membuang sikap menjadi racun (toksik) bagi sesama seperti ditunjukkan si sulung. Ia mempakumati dan mengkotakkan hidup seseorang pada masa lalunya. Padahal manusia belajar jatuh bangun dalam hidupnya. Ia seperti air mengalir yang sering hilang muncul, keruh dan bening. Ia seperti pohon yang sering terpotong, tumbang, tapi bisa bertunas kembali dan  bertumbuh lebih besar dan berbuah lebat.

7

Keempat, kedua bacaan hari ini menggambarkan lingkungan hidup ternak dan manusia: padang gembalaan dan ladang tempat kandang babi. Dosa berfoya-foya adalah dosa yang tidak langsung menghabiskan sumber daya alam. Ini dosa ekologis. Perlu pertobatan ekologis.

Ino Sutam Inosensius Sutam
Previous ArticleSurat Cinta untuk Mama
Next Article Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

Related Posts

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.