Ruteng, VoxNTT.com – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, menggelar Musyawarah Kerja Kabupaten (Mukerkab) pada Selasa, 10 Maret 2026, di Markas PMI Manggarai. Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 Wita itu diikuti pengurus, staf, dan relawan PMI.
Mukerkab dipimpin Ketua PMI Manggarai, Hironnymus A. Kaunang. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya penyusunan program kerja yang terarah, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan kemanusiaan masyarakat.
Forum tersebut membahas Rencana Kerja PMI Kabupaten Manggarai Tahun 2026 yang memuat sejumlah target strategis organisasi.
PMI Manggarai menargetkan penguatan fungsi organisasi di semua tingkatan agar mampu bekerja secara sinergis sesuai peraturan, sistem, dan prosedur yang berlaku.
Selain itu, organisasi juga mendorong peningkatan kapasitas sumber daya, baik sumber daya manusia maupun sarana dan prasarana, guna menunjang pelayanan kemanusiaan.
PMI juga memprioritaskan peningkatan kualitas operasi penanganan bencana dan krisis kesehatan, terutama dalam aspek kecepatan respons, cakupan layanan, dan efektivitas penanganan di lapangan.
Selain itu, organisasi ini berupaya memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi bencana dan penyakit melalui program kesiapsiagaan, kesehatan, sosial, serta pelayanan kesehatan rujukan.
Dalam Mukerkab tersebut, PMI Manggarai juga menegaskan komitmennya memperkuat kerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah, sektor publik dan swasta, mitra gerakan, lembaga donor, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
PMI juga berupaya meningkatkan akuntabilitas organisasi sebagai lembaga kemanusiaan, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Selain itu, PMI Manggarai menargetkan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai nilai-nilai kemanusiaan, prinsip dasar gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, serta hukum perikemanusiaan internasional melalui kegiatan komunikasi, edukasi, dan diseminasi kepada masyarakat.
Melalui Mukerkab ini, PMI Manggarai berharap seluruh unsur organisasi dapat menyatukan langkah dalam menjalankan program kemanusiaan sepanjang 2026 sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat. [VoN]

