Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pojok Info»Warga Penfui Timur Geger Temukan Mayat Bayi Membusuk
Pojok Info

Warga Penfui Timur Geger Temukan Mayat Bayi Membusuk

By Redaksi29 Mei 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tangkapan layar video penemuan mayat bayi saat dilakukan evakuasi oleh polisi di RT 17, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Kamis sore, 28 Mei 2026 (Foto: HO)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, VoxNTT.com – Warga RT 17, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, digegerkan dengan penemuan mayat bayi pada Kamis sore, 28 Mei 2026.

Mayat bayi yang disebut berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan dalam kondisi membusuk di belakang rumah salah seorang warga sekitar pukul 16.30 Wita.

Ketua RT 17, Lambertus Jema, membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi pada Jumat, 29 Mei 2026.

Ia mengatakan polisi telah mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Kemarin petugas dari Polsek dan Polres sudah datang olah TKP. Warga yang ketemu juga sudah ke Polsek Kupang Tengah untuk memberikan keterangan,” kata Lambertus, Jumat 29/05.

Menurut Lambertus, mayat bayi itu pertama kali ditemukan warga setelah melihat banyak anjing berkumpul di lokasi penemuan.

“Karena melihat anjing banyak kerumun. Warga pergi lihat dan ternyata bayi sudah meninggal,” pungkasnya.

Ia mengatakan bayi tersebut ditemukan dalam keadaan sudah tidak bernyawa.

Sebagai Ketua RT, Lambertus mengaku selama ini telah rutin memberikan imbauan kepada warga, terutama penghuni rumah kos di wilayahnya.

“Himbauan ke warga supaya tidak boleh kumpul kepo dan tinggal bersama,” katanya.

Polisi dari Polsek Kupang Tengah disebut telah melakukan olah TKP serta memeriksa sejumlah saksi terkait penemuan mayat bayi tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolsek Kupang Tengah belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi.

Penulis: Ronis Natom

Desa Penfui Timur Kabupaten Kupang Kecamatan Kupang Tengah
Previous ArticleGAMKI NTT Luncurkan ‘Road to Event Academy’ untuk Cetak SDM Ekonomi Kreatif
Next Article Akses Wisata Danau Sano Limbung Ditutup Sementara, Tangga Kayu Rusak dan Membahayakan Pengunjung

Related Posts

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Laka Lantas di Ndoso-Manggarai Barat, Dua Korban Meninggal Dunia

8 Juli 2026

Polisi Patroli dan Pantau Camp Pemuda GMIT di Amarasi Timur

30 Juni 2026
Terkini

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026

Camat Welak: Pembangunan SPPG 3T Watu Umpu Capai 90 Persen

31 Juli 2026

Julie Laiskodat Sosialisasikan UU Sektor Keuangan di Manggarai, Soroti Bahaya Judi Online

31 Juli 2026

DPRD Manggarai Soroti Maraknya Judi Online, Sebut Ancam Ekonomi dan Kehidupan Sosial

30 Juli 2026

Diduga Aniaya Nelayan, Oknum Wartawan dan Seorang Waria di Nagekeo Dipolisikan

30 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.