Labuan Bajo, VoxNTT.com – Sebanyak 100 siswa dari dua sekolah dasar di Desa Golo Mori, Kabupaten Manggarai Barat, mengikuti program Generasi Sehat Golo Mori yang digelar PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), Kamis, 23 Juli 2026.
Program yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026 itu mengusung tema “Menjaga Kesehatan, Menumbuhkan Harapan”. Melalui kegiatan tersebut, ITDC memperkuat komitmennya membangun destinasi pariwisata berkelanjutan dengan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus.
ITDC menilai pembangunan destinasi tidak hanya diwujudkan melalui pengembangan infrastruktur dan penguatan daya saing pariwisata, tetapi juga melalui investasi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar kawasan.
Kegiatan yang berlangsung di Golo Mori Convention Center (GMCC) itu diisi dengan berbagai aktivitas edukatif dan promotif, mulai dari senam bersama, edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), skrining kesehatan dasar, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, hingga pembagian Healthy Kids Kit serta sertifikat partisipasi kepada seluruh peserta.
Paket Healthy Kids Kit berisi perlengkapan kebersihan diri, camilan bergizi, tumbler, media mewarnai, serta Kartu Tantangan 30 Hari PHBS yang dirancang untuk mendorong anak-anak membiasakan pola hidup sehat bersama keluarga di rumah.
Program tersebut terlaksana melalui kolaborasi dengan UPTD Puskesmas Golo Mori yang telah meraih Akreditasi Paripurna dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, serta didukung RSU Siloam Labuan Bajo melalui kehadiran dokter yang memberikan edukasi kesehatan secara interaktif. Sinergi itu diharapkan dapat menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas sekaligus meningkatkan kesadaran anak-anak dan keluarga mengenai pentingnya penerapan PHBS dalam kehidupan sehari-hari.
General Manager The Golo Mori, Wahyuaji Munarwiyanto, mengatakan keberhasilan pembangunan destinasi tidak hanya diukur dari berkembangnya kawasan, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup masyarakat di sekitarnya.
“Melalui Generasi Sehat Golo Mori, kami ingin menghadirkan manfaat nyata bagi anak-anak melalui edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan, serta pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini,” ujar Aji sapaan Wahyuaji.
“Kami berharap program ini dapat menjadi langkah awal dalam membentuk generasi yang lebih sehat, lebih percaya diri, dan siap menyongsong masa depan,” lanjutnya.
Menurut Aji, program yang merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ITDC tersebut juga mendukung upaya pemerintah meningkatkan kesehatan anak melalui pendekatan promotif dan preventif sejak usia dini, sejalan dengan pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Vice President Destination Management ITDC, Nurhadi Nugraha, mengatakan kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi penting dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.
“Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk mengingatkan kita bahwa setiap anak berhak tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan memperoleh akses terhadap edukasi kesehatan yang berkualitas,” kata dia.
Nurhadi mengatakan ITDC bersinergi dengan Puskesmas Golo Mori, RSU Siloam Labuan Bajo, sekolah, dan orang tua untuk membangun budaya hidup bersih dan sehat sejak dini.
“Kami berharap Generasi Sehat Golo Mori tidak berhenti sebagai kegiatan peringatan, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama yang memberikan manfaat jangka panjang bagi anak-anak dan masyarakat di sekitar kawasan,” tutur Nurhadi.
Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Golo Mori, Rosmaladewi, mengapresiasi kolaborasi yang terjalin bersama ITDC dalam menghadirkan layanan kesehatan bagi anak-anak di Desa Golo Mori. Menurutnya, edukasi dan deteksi dini merupakan langkah penting dalam membentuk generasi yang sehat sejak usia sekolah.
“Program seperti Generasi Sehat Golo Mori menjadi bentuk kolaborasi yang sangat positif dalam meningkatkan kesadaran anak-anak dan orang tua mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini,” kata dia.
Rosmaladewi berharap melalui pemeriksaan kesehatan, edukasi PHBS dan gizi seimbang, serta dukungan berbagai pihak, anak-anak dapat menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat secara konsisten sehingga tumbuh menjadi generasi yang sehat, aktif, dan berkualitas.
Penulis: Sello Jome

