Borong, VoxNTT.com – Penanganan masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus diperkuat dengan melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, BNPB, tenaga kesehatan, relawan, dan berbagai unsur terkait. Keselamatan warga menjadi prioritas utama selama masa tanggap darurat.
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan, pada Selasa, 18 Agustus 2026, dirinya bersama Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi meninjau langsung kondisi masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur.
Dalam kunjungan tersebut, mereka mendatangi Posko Penampungan Pengungsi Barangkolong, Kecamatan Reo, Kabupaten Manggarai. Mereka juga meninjau wilayah terdampak di Ronting, Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, sekaligus berdialog dengan warga untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan mereka selama masa tanggap darurat.
Melki menegaskan, penanganan bencana dilakukan melalui sinergi berbagai pihak untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” kata Melki.
Untuk mendukung penanganan di lapangan, Polri telah membentuk delapan Posko Tanggap Bencana dan mengerahkan 236 personel BKO. Personel tersebut memiliki kemampuan dalam pencarian dan pertolongan (SAR), evakuasi, pelayanan kesehatan, trauma healing, pengamanan, hingga distribusi bantuan.
Dukungan logistik juga terus disalurkan kepada masyarakat terdampak. Bantuan tersebut antara lain berupa paket bantuan sosial, obat-obatan, kasur, tandon air, serta berbagai kebutuhan pengungsian lainnya.
Selain kebutuhan umum, pemerintah juga memberikan perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan penanganan khusus, seperti ibu hamil, anak-anak, lansia, serta warga yang memerlukan evakuasi dan rujukan medis.
Namun, akses menuju sejumlah wilayah terdampak masih menjadi tantangan dalam proses penanganan. Untuk mengatasi kendala tersebut, jalur darat, laut, dan udara terus dioptimalkan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Melki mengapresiasi dukungan pemerintah pusat, TNI-Polri, BNPB, DPR RI, pemerintah daerah, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana di Flores.
Ia menegaskan, seluruh unsur terkait harus memastikan tidak ada warga terdampak yang terabaikan. Penanganan bencana, kata dia, harus dilakukan secara cepat, terkoordinasi, tepat sasaran, serta dievaluasi secara berkala. [VoN]

