Kupang, VoxNTT.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur mempercepat penanganan dampak gempa bumi yang melanda delapan kabupaten di daratan Flores.
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan, Manggarai, Manggarai Timur, dan Nagekeo menjadi tiga wilayah yang membutuhkan dukungan penanganan segera.
“Daerah yang paling membutuhkan dukungan segera adalah Manggarai, Manggarai Timur, dan Nagekeo,” kata Melki dikutip dari akun Facebook Melki Laka Lena.
Ketiga wilayah tersebut masih menghadapi dampak gempa, mulai dari korban jiwa hingga kerusakan infrastruktur. Gempa susulan juga membuat sebagian warga belum berani kembali ke rumah dan memilih bertahan di luar rumah atau tidur di sekitar tempat tinggal mereka karena khawatir terhadap keselamatan.
Pemerintah Provinsi NTT memastikan distribusi bantuan akan segera dilakukan setelah akses menuju wilayah terdampak terbuka. Bantuan akan dikirim melalui jalur darat atau menggunakan helikopter apabila kondisi memungkinkan.
Nagekeo Jadi Perhatian Khusus
Nagekeo menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus karena keterbatasan jaringan komunikasi.
Pemerintah Provinsi NTT baru menerima laporan lengkap mengenai kondisi daerah tersebut pada Sabtu malam.
Selain kerusakan akibat gempa, sejumlah wilayah di Nagekeo juga menghadapi gangguan pasokan listrik. Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu pelayanan dasar dan komunikasi masyarakat.
Melki meminta PT PLN mempercepat pemulihan jaringan listrik di wilayah terdampak.
“Kita membutuhkan listrik segera supaya masyarakat bisa kembali mendapatkan pelayanan dasar dan komunikasi juga bisa berjalan,” ujarnya.
Pemulihan jaringan telekomunikasi juga menjadi prioritas pemerintah. Jaringan komunikasi dibutuhkan agar koordinasi antara masyarakat, pemerintah daerah, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat dapat kembali berjalan optimal.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno mengatakan pemerintah pusat hadir di NTT atas arahan Presiden untuk memberikan dukungan dalam penanganan bencana, mulai dari masa tanggap darurat hingga tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.
Pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi NTT serta pemerintah kabupaten dan kota melakukan sinkronisasi kebutuhan dan program penanganan berdasarkan kondisi di lapangan.
Sejumlah posko penanganan disiapkan untuk memperkuat koordinasi, yakni Posko Nasional, Posko Labuan Bajo, Posko Maumere, Posko Pemerintah Provinsi NTT, dan posko di masing-masing kabupaten terdampak.
Logistik yang dikirim dari Jakarta dan sejumlah daerah akan dikonsolidasikan sebelum didistribusikan ke wilayah terdampak. Pemerintah menyatakan distribusi bantuan dilakukan secara terkoordinasi berdasarkan kebutuhan masing-masing daerah.
Pemerintah Provinsi NTT memastikan penanganan bencana dilakukan secara terpadu untuk mempercepat pemulihan masyarakat di Flores. [VoN]

