Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»Begini Cara Mengatasi Pasar Gelap di Perbatasan RI-RDTL
NASIONAL

Begini Cara Mengatasi Pasar Gelap di Perbatasan RI-RDTL

By Redaksi1 Desember 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Suasana Dialog di Aula Makodim Belu( Foto: Marcel Manek)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Atambua, Vox NTT- Aktivitas pasar gelap di perbatasan RI-RDTL tidak dapat dipungkiri lagi. Kegiatan ekonomi yang melibatkan masyarakat, pedagang kecil dan pengusaha besar di batas dua negara tersebut sudah sangat memprihatinkan.

Hal ini dikemukakan pemangku kepentingan dari berbagai stakeholder yang ikut dalam kegiatan stakeholder gathering yang diselenggarakan Kodim 1605 Belu di aula Makodim Kamis, (29/11/2017).

Dalam kegiatan tersebut, muncul berbagai keluhan dari masyarakat sipil baik LSM maupun organisasi pemerhati masalah sosial di Perbatasan.

Untuk mengurangi masalah pasar gelap, komitmen bersama merupakan kunci suksesnya mengatasi masalah pasar gelap di perbatasan RI-RDTL.

Beberapa rekomendasi yang dirumuskan dalan kegiatan stakeholder gathering kemarin adalah; Satu, membangun gerakan koral, gerakan politik dan gerakan hukum yang melibatkan semua stakeholder dan masyarakat.

Kedua, Perlu ada regulasi yang memayungi aktivitas perdagangan di perbatasan sehingga pasar gelap berubah jadi ‘pasar terang, karena negara sudah mengalami banyak kerugian dalam hal penerimaan pajak.

Baca: Relasi Kekeluargaan Langgengkan Pasar Gelap di Perbatasan Belu

Tiga, ada kelompok menengah ke atas juga ikut bermain di pasar gelap sehingga persoalan ini menjadi kompleks, karena itu semua pelaku bisnis harus memiliki kartu tanda pengenal.

Empat, perlu bangun pos sepanjang garis perbatasan sehingga kerja aparat keamanan lebih maksimal dalam memantau setiap titik perbatasan yang rawan, dan menjadi tempat berlangsungnya pasar gelap.

Lima, perlu ada pemberdayaan ekonomi masyarkat perbatasan dan juga membuat program peace-building dan peace keeping.

Enam, meningkatkan koordinasi lintas sektor baik institusi vertikal maupun institusi horisontal.

Sebagai langkah serius pemerintah dalam mengatasi masalah pasar gelap di perbatasan, kegiatan stakegolder gathering ini akan terus berlanjut sehingga dapat menjadi alat kontrol, baik bagi persoalan pasar gelap maupun masalah-masalah sosial lainnya di perbatasan.

“Saya kira kita perlu serius dan kegiatan seperti hari ini harus dilakukan secara berkala sehingga tidak hanya masalah ekonomi yang menjadi perhatian, tapi masalah-masalah sosial juga harus diperhatikan dengan serius” pinta Kepala Bagian Ekonomi Servas Boko ketika diminta untuk menyampaikan rekomendasi.

Penulis: Marcel Manek

Editor: Boni Jehadin

Belu
Previous ArticlePetani Bawang di TTU Keluhkan Sulitnya Akses Pasar
Next Article PMKRI Nagekeo Kembali Rekrut Anggota Baru

Related Posts

Stafsus Menteri HAM: Wartawan Hukum Mitra Strategis Penegakan HAM

2 Agustus 2026

KemenHAM Dorong Youth Ranger Indonesia Jadi Agen Penyebar Nilai HAM

16 Juni 2026

Demokrat Bantah Keterlibatan AHY dalam Kasus BGN, Minta Media Sajikan Informasi Terverifikasi

10 Juni 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.