Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»TPDI: Insan Pers Sesungguhnya Pahlawan
NTT NEWS

TPDI: Insan Pers Sesungguhnya Pahlawan

By Redaksi9 Februari 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Koordinator TPDI, Petrus Salestinus (Foto: Ist.)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) yang jatuh pada Jumat, 9 Februari 2018, Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI), Petrus Salestinus mengingatkan bahwa insan pers adalah pahlawan yang mencerdaskan bangsa.

“Peran pers luar biasa dalam membentuk karakter seseorang, membentuk karakter masyarakat dan membentuk karakter sebuah bangsa. Karena itu mari kita menghargai peran media dan para insan pers karena insan pers sesungguhnya pahlawan dalam mencerdaskan bangsa,” katanya melalui pesan WhatsApp, Jumat (9/2/2018).

Sebagai seorang advokat, dia berterima kasih atas peran pers yang begitu besar dalam menunjang perjalanan profesinya yang digeluti selama puluhan tahun itu.

“Banyak suka duka yang saya hadapi bersama insan pers ketika pada era orde baru pers dibelenggu oleh kekuasaan oteriter. Pada era itu, hanya segelintir orang yang bisa memanfaatkan peran media dan hanya sedikit media yang berani melawan kekuasaan otoriter orde baru dengan resiko dibraidel atau dicabut SITnya,” tuturnya.

“Banyak advokat yang harus masuk jeruji besi karena pernyataan kritisnya yang dimuat media begitu juga dengan wartawan dan pemrednya harus menghadapi proses hukum karena sebuah pemberitaan,” tambahnya.

Namun, lanjut Salestinus, sejak era reformasi kondisi itu serta merta hilang karena pers yang bebas telah dijamin oleh konstitusi dan undang-undang. Kebebasan pers itulah menjadi salah satu tonggak sejarah reformasi sebagaimana dirasakan saat ini.

Lebih lanjut pengacara senior itu mengatakan pers yang bebas melahirkan informasi yang bermanfaat. Saat ini, kata Salestinus, informasi adalah salah satu kebutuhan pokok, selain sandang, pangan dan papan.

“Sandang dan panganpun akan terganggu manakala tidak ada peran media atau pers yang memberi informasi akurat, cepat dan tepat sasaran mengenai persoalan sandang dan pangan,” pungkasnya.

“Oleh karena itu, hampir bisa dipastikan tidak ada lagi manusia di planet bumi ini yang hidup tanpa peran media informasi atau pers. Kita menyambut gembira dengan perkembangan kemajuan dunia informasi yang diperankan oleh insan pers karena banyak hal dapat dilakukan antara lain penyaluran informasi yang bersifat mendidik, mencerahkan, mengawasi, mengingatkan, memberi penyuluhan dan menghibur,” tegasnya.

Senada dengan Salestinus, Rohaniwan Keuskupan Ruteng sekaligus public lawyer di Manggarai, Pastor Marten Jenarut mengatakan pelaku pers adalah para cendekiawan. Sebagai cendikiawan, pelaku pers dituntut menginformasikan hal yang benar dan kritis.

“Pers dengan peran seperti ini akan menciptakan social control sekaligus social change menuju masyarakat yang cerdas dan bermutu dalam semua aspek kehidupan,” kata Jenarut.

 

Kontributor: Ano Parman
Editor: Adrianus Aba

Manggarai
Previous ArticleSecara Administrasi Paket Nera Lolos
Next Article Polisi Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Gratifikasi DPRD Ende

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.