Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»GMNI Sikka Tolak Revisi UU MD3
MAHASISWA

GMNI Sikka Tolak Revisi UU MD3

By Redaksi9 Maret 20181 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Aktivis GMNI Sikka saat menggelar aksi tolak revisi UU MD3 pada Jumat (9/3/2018)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Sikka menolak revisi UU MD3. Penolakan tersebut dilakukan dengan menggelar aksi ke DPRD Sikka pada Jumat (09/03/2018).

Menurut Ketua GMNI Sikka, Emilianus Y. Naga salah satu poin revisi UU MD3 yang ditolak adalah Pasal 122. Pasal 122 menjadikan DPR semakin kuat dan melemahkan kontrol rakyat.

“DPR tidak lagi berfungsi sebagai perwakilan rakyat tetapi untuk kepentingan pribadi masing-masing anggotanya. Mereka yang mengkritik DPR bisa saja dipidanakan,” terangnya kepada VoxNtt.com di sela-sela aksi.

Selain itu, ada juga sejumlah pasal lain yakni Pasal 73 dan Pasal 245. Karenanya GMNI Sikka mendesak Presiden Jokowi agar menolak revisi UU tersebut.

“Kami mendesak Jokowi agar tidak menandatangi revisi tersebut,” tegas Naga.

GMNI berharap pemerintah dan rakyat Indonesia bersatu-padu untuk menolak rencana revisi tersebut demi demokrasi di Indonesia.

Mahkamah Konstitusi sebagai lembaga negara yang berwenang menilai sebuah konstitusi diharapkan membatalkan revisi tiga pasal UU MD3 tersebut.

Penulis: Are De Peskim

Editor: Irvan K

Sikka
Previous ArticleKaryawan Pabrik Ikan TLB Buang Limbah di Lahan Warga
Next Article 671 Orang Jadi Korban Trafficking di Sikka

Related Posts

Fandis Nggarang Kritik Dugaan “Cawe-Cawe” Alumni dan Politik Uang dalam Kongres PMKRI

23 Juli 2026

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026
Terkini

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.