Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Komunitas NgoPi Malang Unjuk Kreativitas Lewat Seni dan Tari
HEADLINE

Komunitas NgoPi Malang Unjuk Kreativitas Lewat Seni dan Tari

By Redaksi17 November 20163 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Foto: Komunitas NGOPI bawakan paduan suara
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Malang, VoxNtt.com-Kesamaan visi, tujuan, dan mimpi yang merangkul setiap anak muda asal Manggarai, NTT ini untuk ber”duel” dalam gagasan hingga terciptanya suatu kegiatan menarik di Kota Malang, ibu kota Provinsi Jawa Timur.

Kelompok mahasiswa yang menamai perkumpulannya  Komunitas Ngobrol Pintar (NGoPi) Malang ini mengadakan pentas seni budaya di Balai Merdeka, Universitas Merdeka Malang 13 November 2016 lalu.

Dalam aksi yang bertajuk “Merajut Kreativitas Dalam Lagu dan Tari Keluarga Manggarai Malang”, mereka berhasil menghadirkan salah satu tokoh inspirasi musik kreatif asal Nusa Tenggara Timur, Ivan Nestorman.

Konsep ini awalnya bermula dari gagasan pesimis. Namun, seiring berjalannya waktu, konsep ini terus dimatangkan dalam setiap pertemuan anggota komunitas.

Foto: Komunitas NGOPI bawakan paduan suara
Foto: Komunitas NGOPI bawakan paduan suara

Sejatinya kegiatan ini ingin mengajak setiap kaum muda Indonesia pada umumnya dan Manggarai pada khususnya untuk terus berkreasi dan berinovasi.

Harapan ini tertuang dalam sambutan Ketua Pelaksana, Indra Randu. Ia menyampaikan tujuan dari kegiatan ini untuk menumbuhkan kembali semangat untuk melestarikan budaya Manggarai agar tetap melekat dalam setiap pribadi orang Manggarai diaspora di Kota Malang, Jawa Timur.

Pada tempat yang sama, Prof. DR. Anwar Sanusi, SE.M.Si, rektor Universitas Merdeka Malang, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselanggaranya kegiatan ini.

Prof. Sanusi mengingatkan nilai positif bagi mahasiswa perantauan, agar tidak sekadar menuntut ilmu tetapi juga terus melestarikan budaya Indoensia yang ada dalam kebudayaan mahasiswa Manggarai Malang.

Acara yang mulai pukul 18.00 WIB hingga selesai tersebut dibuka dengan lagu Nisang Nai Ge yang menggetarkan gedung Balai Merdeka Universitas Merdeka Malang.

Setelah itu  acara dilanjutkan  dengan tari-tarian daerah Manggarai yang diperagakakan oleh sanggar Ikamatri, kemudian tarian dari sanggar Nucalale, dan diakhiri oleh tarian dari sanggar Ntalagewang dimana dalam gerakan tari dipandu oleh seorang narator untuk menjelaskan makna melalui tarian tersebut.

Pada sesi berikutnya lantunan syair-syair didendangkan oleh komunitas Eks Seminari Pius XII Kisol Malang, alumnus St.Klaus Kuwu Malang, dan Major Seven Acustic.

Sesi yang ditunggu-tunggu para tamu dan undangan pun tiba ketika salah satu maestro musik Manggarai, Ivan Nestorman menaiki panggung acara.

Foto: Ivan Man saat membawakan lagu Mata Leso Ge
Foto: Ivan Man saat membawakan lagu Mata Leso Ge

Riuh suara menggema dalam Balai Merdeka Unmer sebagai bentuk antusias penonton yang hadir pada even tersebut.

Gema lagu Mataleso ge yang begitu populer di kalangan mahasiswa Manggarai Malang memantik semangat untuk dilantunkan bersama.

Acara pun berlangsung sangat meriah sebab semua penonton terhanyut dalam senandung yang dimainkan Ivan.

Di setiap  jeda lagu yang dibawakan, Ivan selalu menitipkan pesan-pesan moral kepada penonton untuk tetap menjaga budaya Manggarai sebagai suatu keindahan yang tidak yang unik bangsa Indonesia.

Acara panggung kreatifitas kemudian sampai pada penghujungnya ketika perwakilan orang tua dan sosok sesepuh Manggarai Malang memberi apresiasi terhadap komunitas NgoPi.

Orang tua ini memberi pesan untuk mengembangkan bakat, potensi yang dimiliki dan selalu berinovasi sebagai modal mengasah skill dan  pengetahuan untuk memajukan NTT (Kontributor: Yolens Larung/VoN)

Previous ArticleHIPMI NTT: Jumlah pengusaha di NTT masih sangat rendah
Next Article BIN Imbau Masyarakat Tidak Mudah Percaya Informasi di Medsos

Related Posts

Perjuangan Mama Sebina: Bertahan Hidup, Sekolahkan Anak di Tengah Kemiskinan Manggarai Timur

25 Februari 2026

Romo Julivadis Tanto: Fasilitator Katekese Bukan Penguji Umat, tetapi Sesama Peziarah Iman

14 Februari 2026

GAMKI NTT Luncurkan Orela TV, Angkat Isu Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

11 Februari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.