Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»MAHASISWA»Mahasiswa Tanah Ai Nilai Masyarakat Belum Berdaulat Atas Sumber Daya Alamnya
MAHASISWA

Mahasiswa Tanah Ai Nilai Masyarakat Belum Berdaulat Atas Sumber Daya Alamnya

By Redaksi29 November 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Sikka, VoxNtt.com-Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Tana Ai (Hipermata) menilai sampai saat ini sebagian besar masyarakat di wilayah Tana Ai, Kabupaten Sikka belum berdaulat di atas sumber daya alamnya.

Hal ini dinyatakan Ketua Hipermata, Stanislaus Nong Lewuk melalui press release yang diterima media ini pada Senin, (28/11).

“Kami orang Tana Ai masih belum sejahtera karena kami belum bisa berdaulat atas sumber daya alam yang menjadi sumber kehidupan kami,” tegasnya.

Menurut Stanislaus, kasus hutan lindung Egon-Ili Medo, kasus tanah bekas HGU Patiahu-Nangahale merupakan contoh bahwa sumber daya alam kami masih dikuasai pihak lain.

Menurutnya, isu terbaru yang perlu diperjuangkan adalah soal rencana pembangunan bendungan Napung Gete di Uru, Desa Ili Medo Kecamatan Waiblama Kabupaten Sikka.

“Pembangunan bendungan bisa jadi akan menyingkirkan petani dan masyarakat kami yang ada di lokasi dari lahan pertaniannya,” tegas Stanis.

Walaupun ada rencana ganti rugi lahan namun sampai saat ini ganti rugi belum dilakukan.

“Bakan belum ada kesepakatan soal nilai ganti ruginya,” ujarnya.

Hipermata pun mendesak pemerintah patut bertanggungjawab terkait kelanjutan hidup pemilik lahan sebagai petani.

 “Masyarakat Tana Ai lah yang menjaga hutan, melindungi mata air dan menyerahkan tanah untuk dialihfungsikan tetapi kalau air dan bendungan tersebut dipakai untuk mengutamakan pihak lain nantinya, maka itu sama saja dengan merampasi sumber daya alam kami,” tegasnya.

Pernyataan ini merupakan hasil refleksi Hipermata selama proses Pelatihan Dasar Kepemimpinan yang diselenggarakan oleh organsasi pemuda ini bagi pengurus dan anggota bertempat di Aula Rapat Pang Bliran, Nangahure, Maumere.

Kegiatan yang berlangung selama dari tanggal 26-27 November 2016 tersebut dibuka oleh tokoh masyarakat Tana Ai sekaligus Ketua DPRD Sikka, Rafael Raga.

Selain mempelajari materi-materi teknis, dalam pelatihan tersebut para peserta juga mendiskusikan beberapa isu terbaru dan problem yang dihadapi masyarakat Tana Ai saat ini. (Are de Peskim/VoN)

Foto Feature: Pembukaan Pelatihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Hipermata pada Sabtu, (26/11)

Sikka
Previous ArticlePersiapan Natal, Kapolri Gelar Konferensi Video dengan Kapolda se-Indonesia
Next Article Jalan Alternatif Kembur- Nceang Rusak Parah, Warga Minta Hotmix

Related Posts

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026
Terkini

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.