Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Simbolon Prihatin Terbakarnya Kampung Adat Gurusina
NTT NEWS

Simbolon Prihatin Terbakarnya Kampung Adat Gurusina

By Redaksi16 Agustus 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Penjabat Gubernur NTT, Robert Simbolon saat pidato radio Gubernur NTT. dalam rangka memperingati HUT Ke 73 Kemerdekaan RI di Aula Fernandes Lanti 4 Kantor Gubernur NTT, Kamis, 16 Agustus 2018 (Foto: Tarsi Salmon/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Penjabat Gubernur NTT, Robert Simbolon mengaku sangat prihatin dan turut berduka atas terbakarnya Kampung adat Gurusina di Desa Watu Manu, Kecamatan Jerebu’u, Kabupaten Ngada pada Senin, 13 Agustus 2018 lalu.

“Tentu kita prihatin sekaligus kita akan sungguh-sungguh semaksimal mungkin untuk melakukan penyelematan kepada masyarakat dan saudara-saudara kita penghuni rumah yang terbakar,” kata Simbolon kepada VoxNtt.com, di Aula Fernandes Lantai 4 Kantor Gubernur NTT, Kamis pagi (16/08/2018).

Ketika mendengar  kejadian itu, kata Simbolon, Pemerintah Provinsi langsung menugaskan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terkait langsung untuk mengambil langkah-langkah tanggap darurat.

“Kita langsung mengambil langkah-langkah koordinasi dengan semua instansi di pusat yang memiliki kepentingan, memiliki keterkaitan supaya pemulihan Kampung adat Gurusina Jerebu’u di Kabupaten Ngada NTT,” ujar Simbolon.

Baca Juga: Penyebab Kebakaran Rumah Adat Gurusina Jerebu’u

Pada Kamis, 16 Agustus, lanjut Simbolon, 3 kepala dinas dari Provinsi  NTT ditugaskan untuk turun ke Kampung adat Gurusina. Mereka ialah, Kepala Dinas Kebudayaan, Sosial dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT.

“Saya minta mereka supaya mendata seluruh kebutuhan dan yang utama tentu untuk memastikan bahwa semua kebutuhan masyarakat terutama warga yang tertimpa bencana itu bisa dipenuhi,” tandasnya.

Pemrov NTT, kata dia,  sudah komunikasi dengan pimpinan dan anggota DPRD NTT agar bersama-sama bicara terutama kebutuhan dari sisi anggaran untuk bencana kebakaran itu.

 

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Kota Kupang Ngada
Previous ArticlePesan Bupati Nagekeo untuk Guru
Next Article Warga Belu Masih Kesulitan Air Bersih

Related Posts

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.