Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Wagub NTT Ajak Masyarakat Galakan Revolusi Hijau
NTT NEWS

Wagub NTT Ajak Masyarakat Galakan Revolusi Hijau

By Redaksi28 Februari 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Sinode GMIT Pdt. Merry Kolimon saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan ruang terbuka hijau di halaman Kantor Sinode Gereja Masehi Injili Timor, Rabu 27 Februari 2019 ( Foto: Dok. Humas Provinsi NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kupang, Vox NTT- Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Josef A. Nae Soi, meminta masyarakat untuk terlibat aktif dalam upaya melestarikan lingkungan. Hal itu dikenal dengan nama ‘revolusi hijau’.

“Kita harus memanfaatkan kekayaan alam kita dengan beberapa sungai yang mengalir di wilayah Nusa Tenggara Timur ini untuk melaksanakan Gerakan Revolusi Hijau,” kata Josef dalam acara peletakan batu pertama pembangunan ruang terbuka hijau di halaman Kantor Sinode Gereja Masehi Injili Timor, Rabu (27/2/2019).

Menurutnya, upaya membangun lingkungan asri mesti menjadi kesadaran bersama semua pihak termasuk gereja.

“Kalau air tidak ada, orang akan berantam. Kalau rumah tidak ada orang akan berantam. Karena itu mari kita bersama sama membangun lingkungan yang hijau termasuk taman ini supaya kita bisa aman, kita bisa intim satu sama lain,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penataan taman merupakan imajinasi terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Sebab itu mesti mendukung pembangun taman ini.

“Taman ini memberikan arti hidup akan pohon kehidupan, pohon pengetahuan serta pohon biologis yang memberikan kita makan setiap hari,” ungkapnya.

Josef berharap agar bulan Juni atau Agustus, masyarakat dapat menikmati hijaunya taman tersebut.

Terpisah, Sekretaris Direktorat Jendral Cipta Karya Kementeria PU dan Perumahan Rakyat RI, T. Iskandar, pada kesempatan itu mengatakan, ruang terbuka hijau memiliki banyak manfaat.

Itu di antaranya, dapat menyerap kadar karbondioksida dan menambah oksigen. Juga menurunkan suhu udara dengan keteduhan, kesejukan tanaman, menjadi area resapan air dan meredam kebisingan.

Sementara itu, Ketua Sinode GMIT Pendeta Merry Kolimon dalam sambutannya menjelaskan, pembangunan ruang terbuka hijau bukan saja sebagai ruang rekreasi tetapi sebagai ruang belajar.

“Komitmen seluruh gereja di bawah GMIT untuk melakukan gerakan tanam air. Sebuah gerakan untuk menampung air hujan sehingga tidak terbuang dengan percuma,” kata Pdt. Merry.

Penulis: Tarsi Salmon
Editor: Ardy Abba

Kota Kupang
Previous ArticleBangun Jalan di Gua Baumata, Wagub NTT: Terima Kasih Pemerintah Pusat
Next Article 29 Persen dari Total Penduduk di TTS Masih Miskin

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.