Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Seleksi Perangkat Desa Dinilai Bermasalah, Pemkab TTS Tinjau Ulang
VOX DESA

Seleksi Perangkat Desa Dinilai Bermasalah, Pemkab TTS Tinjau Ulang

By Redaksi7 Maret 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wakil Bupati TTS, Army Konay saat diwawancarai VoxNtt.com beberapa waktu lalu (Foto: L. Ulan/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

SoE, Vox NTT-Proses seleksi perangkat desa di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dinilai bermasalah. Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten TTS akan meninjau ulang proses seleksi yang sudah dilaksanakan selama ini.

Wakil Bupati TTS, Army Konay mengungkapkan hal itu saat dikonfirmasi VoxNtt.com, Kamis (07/03/2019) pagi.

Menurut Army, Pemkab TTS terpaksa harus meninjau ulang proses seleksi sejak awal pemasukan berkas administrasi karena dinilai bermasalah dan banyak pengeluhan dari warga masyarakat.

Dikatakan Army, sejak proses awal pemasukan berkas justru peserta yang tidak diloloskan adalah yang memiliki kualifikasi SMA, bahkan sarjana.

“Ini ada apa? Kenapa yang SMA bahkan sarjana justru tidak lolos. Oleh karena itu, Pemkab TTS akan meninjau kembali proses perekrutan,” jelas mantan anggota DPRD Provinsi NTT ini.

Dikatakan Army, pemerintahan yang baru menginginkan agar perangkat desa yang dihasilkan adalah orang-orang berkualitas dan bisa mendukung jalannya roda pemerintahan di TTS.

“Banyak dana desa bermasalah karena perangkat desa tidak memiliki SDM yang baik. Pemkab akan prioritaskan yang memiliki SDM yang baik,” ujarnya.

Beberapa hari ke depan, lanjut Army, Pemkab akan memanggil pihak Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) dan Bagian Tata Pemerintahan untuk mengecek proses yang berlangsung selama ini.

“Kita cek dulu ke BPMD dan Tatapem. Seceptanya proses seleksi akan dilanjutkan,” jelasnya.

Sebelumnya, proses perekrutan perangkat desa sudah dilaksanakan pada tahun 2018 lalu.

Namun dihentikan sementara, menunggu pelantikan Bupati Epy Tahun dan Army Konay, pertengahan Februari 2019 lalu.

Penulis: L. Ulan
Editor: Ardy Abba

TTS
Previous Article59 Peserta Ikut Ujian Calon Pegawai Non PNS Bawaslu Matim
Next Article Diskursus Bahasa dalam Politik

Related Posts

Isno Baco Ajak Warga Desa Pinggang Berpolitik “Riang Gembira” pada Pilkades 2026

2 Juni 2026

Maju Pilkades Loce, Wilibrodus Rian Usung Penguatan Pertanian hingga Wisata Budaya

1 Juni 2026

Teodorus Weke Gelar Ritus Adat dan Minta Restu Leluhur Jelang Pilkades Wae Mulu

28 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.