Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pilkada»59 Peserta Ikut Ujian Calon Pegawai Non PNS Bawaslu Matim
Pilkada

59 Peserta Ikut Ujian Calon Pegawai Non PNS Bawaslu Matim

By Redaksi6 Maret 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para peserta seleksi Pegawai Pemerintahan Non PNS Bawaslu Matim sedang mengikuti ujian tertulis di SD Inpres Cepi Watu Borong, Rabu 6 Maret 2019 (Foto: Sandy Hayon/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Sebanyak 59 peserta mengikuti ujian tertulis calon Pegawai Pemerintahan Non Pegawai Negeri Sipil (PPNPNS) Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Manggarai Timur (Bawaslu Matim) di SD Inpres Cepi Watu Borong, Rabu (6/3/2019).

Kegiatan ini dihadiri dua orang utusan Bawaslu Provinsi NTT masing-masing, Minny dan Bobi.

Selain itu dihadiri ketua Bawaslu Matim Zakarias Gara, koordinator Kesekretariatan Bawaslu Wihelmus Rambung dan dua komisioner bawaslu lainnya.

Koordinator Kesekretariatan Bawaslu Matim, Wihelmus Rambung mengatakan, ada 59 peserta yang mengikuti ujian tertulis.

Dikatakannya, peserta yang lolos testing akan mengikuti tahapan selanjutnya.

Baca Juga: 55 Peserta Ikut Seleksi Pegawai Non PNS Bawaslu Manggarai

“Yang dibutuhkan 9 orang dan kalau lolos nanti akan ikut wawancara, setelah itu baru bisa langsung kerja,” ujarnya.

Wihelmus menegaskan, proses seleksi anggota pegawai non PNS itu sangat mengedepankan asas keterbukaan.

“Tidak ada formalitas (saja),” tegas Wihelmus.

Senada dengan Wihelmus, Ketua Bawaslu Matim Zakarias Gara mengaku kebutuhan 9 orang pegawai itu berdasarkan keputusan dari Bawaslu RI.

“Itu sesuai keputusan pusat dan berlaku untuk semua kabupaten di NTT,” katanya.

Diakuinya, para peserta yang mengikuti test tertulis tidak hanya dari kalangan sarjana (S1), juga dari tamatan sekolah menengah atas (SMA).

Terpisah, utusan Bawaslu Provinsi NTT Minny, mengatakan kegiatan seleksi itu untuk memenuhi kebutuhan lembaga.

Diakuinya, semua soal yang diberikan dibuat oleh Bawaslu Brovinsi NTT. Penentuan kelulusan para peserta yang mengikuti ujian juga oleh Bawaslu Provinsi NTT.

“Supaya tidak ada nepotisme dan juga para peserta mampu bekerja secara baik,” ujar wanita kelahiran Adonara itu.

Dikatakannya, semua peserta yang lulus nantinya akan dievaluasi setiap tahun.

“Kinerja bagus akan dipertahankan,” katanya.

Penulis: Sandy Hayon
Editor: Ardy Abba

Bawaslu Matim Manggarai Timur
Previous ArticleKadis Perikanan Nagekeo Diperiksa Polisi Selama 6 Jam
Next Article Seleksi Perangkat Desa Dinilai Bermasalah, Pemkab TTS Tinjau Ulang

Related Posts

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

Warga Swadaya Perbaiki Jalan Rusak Benteng Jawa–Bawe, Sindir Minimnya Perhatian Pemerintah

3 Juli 2026
Terkini

Eco-enzyme: Solusi Sederhana Mengolah Limbah Dapur Perkotaan

16 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Kompak Indonesia Desak Kejati NTT Supervisi Kasus Dana BOK Puskesmas Benteng Jawa

14 Juli 2026

Dua Siswa SMPN 10 Poco Ranaka Lolos OSN Provinsi, Wakili Manggarai Timur

14 Juli 2026

JPIC OFM dan FORKASI Adukan Konflik Agraria Tonggurambang ke Komnas HAM

13 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.