Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tujuh Titik Sumur Bor di Lapas Ende Belum Dapatkan Air
Regional NTT

Tujuh Titik Sumur Bor di Lapas Ende Belum Dapatkan Air

By Redaksi19 Desember 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, VoxNtt.com-Sebanyak tujuh titip sumur bor di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Ende belum membuahkan hasil. Hal ini disebabkan jumlah pasir yang berlebihan pada titik-titik tersebut.

Benny Totot, Kepala Lapas Kelas II B Ende di ruang kerjanya mengungkapkan pihaknya telah berusaha untuk melakukan pengeboran pada titik lain dari titik yang ditentukan. Namun, tidak mendapatkan air.

“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin tapi tuhan belum mengijinkan. Padahal kami sudah berusaha sampai tujuh titik sumur yang kami bor sampai hari ini kami belum mendapatkan air,”Ujar Benny.

Ia menjelaskan konstruksi tanah di Lapas berbeda dengan tempat lain di wilayah Ende. Sebab saat sedang bor dengan ukuran tertentu, tanah bercampur pasir runtuh sendirinya ke dalam sumur bor.

“Semua titik sumur runtuh. Ya apa boleh buat, harus bagaimana lagi kalau kondisinya demikian,”Katanya.

Ia mengakui masa kontra kerja dana APBN dengan pagu anggaran kurang lebih 500 juta tersebut sisa beberapa hari lagi. Sementara proses pengeboran sudah berhenti karena tidak membawa hasil yang maksimal.

Benny akui tidak mengetahui jumlah anggaran yang digunakan. Ia berkomitmen akan mengembalikan sisa anggaran ke kas Negara.

“Akan kita kembalikan ke kas negara. Tinggal kita hitung anggaran yang sudah dipakai seperti bangun bak penampung. Pada prinsipnya akan kembalikan ke kas Negara,”Tutur Benyy.**(Ian/VoN)

Foto Feature:Kepala Lapas Kelas II Ende, Benny Totot

Ende
Previous ArticleGlobalisasi dan Korupsi Ancaman Kedaulatan Bangsa
Next Article Napi Lapas Ende Akan Terima Remisi Khusus Natal

Related Posts

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026
Terkini

Pemerintah Kecamatan Reok Barat Bantah Kontribusi ASN untuk HUT RI Merupakan Pungli

7 Agustus 2026

Progres Jalan Nasional Ruteng-Reo-Kedindi Capai 86 Persen, Ditargetkan Rampung Sebelum Musim Hujan

6 Agustus 2026

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.