Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kodim 1618/TTU Mulai Bangun Los Pasar Kaubele
Regional NTT

Kodim 1618/TTU Mulai Bangun Los Pasar Kaubele

By Redaksi6 Mei 20193 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Penjabat Sekda TTU, Fransiskus Tilis (mengenakan topi hitam) didampingi Dandim 1618/TTU, Letkol Arm. Roni Junaidi saat peletakan batu pertama pembangunan los pasar Kaubele,Senin 06 Mei 2019.(Foto: Eman/VoxNTT).
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kefamenanu,Vox NTT-Kodim 1618/TTU secara resmi mulai membangun los pasar Kaubele, Desa Oepuah Selatan, Kecamatan Biboki Moenleu, Senin (06/05/2019).

Itu ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Penjabat Sekda TTU, Fransiskus Tilis.

Pantauan media ini, sebelum dilakukan peletakan batu pertama, terlebih dahulu digelar upacara bendera.

Nampak Kasiter Korem 161/WS Kolonel Inf. Jems Ratu Edo, Dandim 1618/TTU, Letkol Arm. Roni Junaidi, camat Insana Utara, Dominikus Sio, Camat Biboki Moenleu Benyamin Lalian, para kepala desa se-Kecamatan Biboki Moenleu, masyarakat dan pelajar turut menghadiri upacara pembukaan proyek yang dimulai sekitar pukul 11.45 wita itu.

Kasiter Korem 161/WS Kolonel Inf. Jemz Ratu Edo saat diwawancarai wartawan menjelaskan, proyek pembangunan los pasar ini merupakan bagian dari kegiatan serbuan teritorial.

Dengan tujuan utama kegiatan ini yakni membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pembangunan los pasar ini, jelasnya, dengan menggunakan dana yang bersumber dari Mabes TNI senilai Rp 801 juta.

Salah satu Los pasar Kaubele yang selama ini dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berdagang setiap hari Sabtu. (Foto: Eman/VoxNTT).

Dana itu akan digunakan untuk pembangunan empat los pasar ukuran 5 X 10 meter, 2 unit kamar mandi ukuran 2 X 1 meter, irigasi sepanjang 100 meter dan jalan menuju ke pasar.

“Jadi untuk pelaksanaan kegiatan serbuan teritorial khusunya untuk pembangunan pasar ini, menggunakan anggaran dari Mabes TNI sebesar Rp 801 juta yang peruntukannya untuk pembuatan pasar dan untuk operasional lainnya,” jelasnya.

Kolonel Jemz menambahkan, selain kegiatan fisik juga akan digelar kegiatan nonfisik. Itu berupa Penyuluhan baik itu menyangkut kesehatan maupun berkaitan dengan wawasan kebangsaan.

Untuk waktu pelaksanaan kegiatan, tandasnya, pihaknya sudah menargetkan akan selesai dalam kurun waktu tiga minggu atau sampai dengan tanggal 26 Mei mendatang.

“Jadi target waktu pelaksanaan kegiatan ini dari tanggal 06 Mei sampai 26 Mei semua sudah rampung, baik itu untuk pelaksanaan kegiatan fisik maupun nonfisik,” tandasnya.

Sementara itu penjabat Sekda TTU, Fransiskus Tilis kepada awak media menuturkan, sumbangsih pemerintah daerah dalam pelaksanaan kegiatan ini hanya menggerakkan masyarakat agar turut aktif bergabung, dalam pelaksanaan pengerjaan bangunan los pasar ini.

Namun begitu, jika ke depannya masih ada fasilitas yang kurang atau rusak, tambahnya, maka pemerintah daerah siap melengkapi ataupun memperbaiki kerusakan yang ada.

Terkait posisi los pasar yang tepat di pinggir kali Mena dan rawan terhadap longsor, Fransiskus menjelaskan, pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup akan merencanakan untuk memasang Bronjong di sepanjang bantaran sungai.

“Untuk pasar perbatasan memang masih ada beberapa pasar tradisional seperti di Wini,Haumeni Ana dan Oelbinose,” jelas kepala Bapegdiklat Kabupaten TTU itu.

Penulis: Eman Tabean

Editor: Boni J

TNI Perbatasan TTU
Previous ArticleSatgas Human Trafficking Amankan Dua Calo CTKI di Bandara El Tari
Next Article Klarifikasi BOP atas Polemik Wisata Halal di Labuan Bajo

Related Posts

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026
Terkini

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.