Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Sastra»Puisi: Wanita Online
Sastra

Puisi: Wanita Online

By Redaksi19 Mei 20191 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ilustrasi (Foto: PxHere)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

*)Puisi-puisi Hippo Neno

Aku Pengkhianat Rahim

Setelah menjadi penghianat rahim ilahi

Aku beralih pada akun rahim berbisa yang bersalin tanpa sakit.

Ragaku beralih namun jiwa tak mampu berselingkuh.

Dalam rahim itu aku berdandan menor menelanjangi bola mata

Bertubuh erotik subur menghukum janah

Rahim penghapus jenuh namun menulis luka

Perawakan properti hanya narasi ilusi

Aku pecandu ritual terus bersolek,

hingga ragaku tenggelam dalam iluminasi rimba.

 Wanita online

Wanita lenggang penggarap malam

Selalu melintasi obrolan penuh lincah

Ziarahnya mampu mengaborsi kata-kata mungil

Runut semakin menjarak

Wanita penjaga beranda obrolan

Merayu waktu, merobek sepi, menjadi keramat kota.

Mengarang malam tenggelamkan santun.

Tak berpantang malahan gairah menua.

Wanita online

Pagimu sudah tiada apalagi mengunjungi dan menjamahmu.

Cukupkah kau menjadi juragan?

Cukupkah kau menjadi potret malam, online?

Sudahlah, kau sudah sesat amlas, mati’

Tahukah kau online itu luka?

Kembalilah, menambal lukamu, hai wanita online.

*Hipo Neno adalah mahasiswa semester II STFK-Ledalero. Saat ini menetap di unit Gabriel, Seminari Tinggi St. Paulus Ledalero Maumere.

Hipo Neno
Previous ArticlePuisi: Mencari Sajak yang Hilang
Next Article GMNI Nilai Pemkab Manggarai Tak Serius Urus Masalah Sampah

Related Posts

Elegi Luka Sang Pemaaf

19 April 2026

Tentang Pintu Kiri dan Pintu Kanan di Surga

19 April 2026

Senja di Atas Batu Sisa

13 April 2026
Terkini

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.