Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pendidikan NTT»Warga Ancam Tarik Kembali Berkas Penyerahan Lokasi SMPN 8 Reok, Ini Alasannya
Pendidikan NTT

Warga Ancam Tarik Kembali Berkas Penyerahan Lokasi SMPN 8 Reok, Ini Alasannya

By Redaksi15 Juli 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sejumlah warga Kampung Lante saat mendatangi Kantor UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Reok Barat
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Warga Desa Lante, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai mengancam bakal menarik kembali berkas penyerahan lokasi SMPN 8 Reok.

Hal itu lantaran warga setempat tidak terima dengan keputusan tim verifikasi guru di SMPN 8 Reok.

Tokoh adat Kampung Lante Donatus Aduk menilai proses perekrutan guru oleh tim verifikasi yang dibentuk oleh UPTD sekolah tidak transparan.

Para guru yang diterima dalam perekrutan ini, kata dia, semuanya berasal dari luar Kampung Lante.

Bahkan, menurut Donatus perekrutan itu terkesan nepotisme. Itu karena sebagian besar guru yang diakomodir hanya keluarga dan orang dekat koordinator Unit Pelaksana Tugas (UPT) Dinas Pendidikan Kecamatan Reok Barat.

Selain itu, perekrutan guru di sekolah yang baru mulai beroperasi pada tahun 2019 ini diduga tanpa mempertimbangkan latar belakang pendidikan.

“Kami melihat proses perekrutan guru ini sangat tidak transparan dan terkesan hanya menerima orang dekat atau keluarga koordinator UPT saja. Sungguh disayangkan praktik nepotisme harus terjadi di lembaga pendidikan,” pungkasnya.

Donatus mengaku kecewa dengan keputusan tim verifikasi itu. Sebab sekolah itu didirikan atas dasar usulan dari masyarakat.

Selain untuk memudahkan peserta didik, usulan itu sebelumnya kata dia, untuk bisa mengakomodir para sarjana yang berasal dari Kampung Lante.

“Kami juga kecewa guru yang direkrut itu dari luar kampung ini, padahal sekolah ini berdiri karena atas persetujuan dan usulan kami, banyak anak kami yang sarjana di sini tapi tidak diterima, kami sungguh kecewa,” tegasnya.

Menurut dia, warga Desa Lante telah mendatangi UPTD Kecamatan Reok Barat dan pihak sekolah untuk menolak keputusan tim verifikasi tersebut

Donatus mengancam apabila koordinator UPT dan pihak sekolah tidak menindaklanjuti keluhan itu, maka warga Desa Lante akan memperjuangankan kasus ini hingga ke Bupati Manggarai.

Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai melalui Kepala Bidang SMP Agustinus Samanta mengatakan, pihaknya belum mendapat informasi terkait keluhan warga tersebut.

Namun, ia beranji untuk melakukan koordinasi dengan koordinator UPT Kecamatan Reok Barat untuk menyelesaikan persoalan ini.

“Kita akan koordinasi terlebih dahulu dengan UPT di sana. Sebenarnya kalau soal guru komite itu urusan sepenuhnya komite sekolah karena gaji mereka ya dari komite,” jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (15/07/2019).

Penulis: Pepy Kurniawan
Editor: Ardy Abba

Desa Lante Dinas Pendidikan Manggarai Kecamatan Reok Barat Manggarai SMPN 8 Reok
Previous ArticleJanuari Hingga Juli 2019, Pengunjung Perpustakaan Daerah NTT Meningkat
Next Article Maksimalkan Potensi, Ratusan Desa di TTS Pamer Inovasi

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Seminari Kisol Luncurkan Renstra 2026–2031 untuk Hadapi Tantangan Era VUCA

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.