Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Warga Ende Diimbau Tidak Terprovokasi Isu Sara
Regional NTT

Warga Ende Diimbau Tidak Terprovokasi Isu Sara

By Redaksi24 Agustus 20192 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Kantor Kementerian Agama Ende, Wilhelmus Y. Ndoa saat bertemu wartawan usai pertemuan FKUB belum lama ini (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Kepala Kantor Kementerian Agama Ende, Wilhelmus Y. Ndoa mengimbau kepada masyarakat agar tidak terprovokasi terhadap isu suku, ras, golongan dan agama (sara) yang terjadi belakangan ini.

Ia justru mendorong masyarakat untuk tetap menjaga hubungan tali persaudaraan, kekeluargaan, perdamaian serta menjunjung tinggi sikap saling menghormati.

“Nah, kita dalam rangka untuk menjalin kebersamaan melalui tokoh-tokoh agama untuk tetap mengingatkan umat tidak terprovokasi atas riak-riak atau isu yang terjadi selama ini. Jadi, kita bersepakat untuk tetap solid menjaga hubungan persaudaraan,” ungkap Wilhelmus usai rapat Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) baru-baru ini di Kantor Kementerian Agama, Jalan Melati Ende.

Ia mengatakan, isu-isu yang bangun oleh orang atau sekelompok orang dengan tujuan tertentu yang ingin memecah bela hubungan persaudaraan antara warga justru menjadi tren di Negara ini.

Wilhelmus kembali menegaskan agar warga tidak secara cepat terprovokasi demi menjaga keamanan serta sikap toleransi antar umat beragama.

“Jadi ada orang yang dengan cara tertentu, dengan sengaja dan tahu menahu memprovokasi masyakarat kita imbau untuk tidak secara mudah dan tetap waspada,” kata Wilhelmus.

“Kita tetap menjaga daerah kita ini, daerah Ende karena kita semua bersaudara. Saya mengajak, mari kita tetap menjaga hubungan baik yang sudah kita bangun dari dulu. Daerah kita akan maju dan sejahtera kalau sikap-sikap yang baik kita dikedepankan,” pungkas dia.

Penulis: Ian Bala
Editor: Ardy Abba

Ende
Previous ArticleLiga Desa di Manggarai Diwarnai Aksi Adu Jotos
Next Article Warga TTU Kecewa dengan Pelayanan PT Pos Indonesia

Related Posts

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
Terkini

Apotek K-24 Resmikan Outlet di Labuan Bajo, Perluas Akses Layanan Kesehatan 24 Jam

4 Agustus 2026

Ketua DPRD Manggarai Timur Minta Agregat Jalan Watu Cie-Deno Dibongkar Jika Tak Sesuai Spesifikasi

4 Agustus 2026

Dua Belas Penundaan Menguji Kemanusiaan Akademik

4 Agustus 2026

ASN di Reok Barat Keluhkan Iuran HUT RI, Camat Sebut untuk Kelancaran Upacara

4 Agustus 2026

Camat Welak Kunjungi Tiga ODGJ di Desa Wewa, Sebut Penanganan ODGJ Jadi Prioritas

4 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.