Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Tidak Tinggal Diam, Pemda Sikka Siapkan Dua Skenario Sambut KM Lambelu
KESEHATAN

Tidak Tinggal Diam, Pemda Sikka Siapkan Dua Skenario Sambut KM Lambelu

By Redaksi6 April 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Sikka, Robi Idong (Foto: Are De Peskim/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Terkait kedatangan KM Lambelu pada Senin (06/04/2020) Pemerintah Daerah Sikka tidak tinggal diam.  Bersama Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19, Bupati Sikka Robi Idong telah menyiapkan dua skenario.

Pada Minggu (05/04/2020) Bupati Robi dan Satgas Covid-19 Sikka melakukan rapat koordinasi untuk mempersiapkan langkah-langkah. Pantauan VoxNtt.com pimpinan Pelni Maumere turut hadir dalam rapat tersebut.

Kepada VoxNtt.com, Robi Idong mengatakan sebanyak 233 penumpang kapal yang rencananya turun di Maumere akan dikarantina selama 14 hari.

“Kita akan lakukan karantina. Lokasinya sedang disiapkan. Ada beberapa alternatif yakni SCC, sekolah-sekolah dan hotel,” terangnya di Posko Covid-19 Dinkes Sikka, Minggu malam.

Selain itu, Robi mengaku akan menyurati Pelni untuk mengkarantina kapal. Pasalnya, kapal tersebut sebelumnya sempat ditumpangi 4 orang yang turun di Nunukan pada 28 Maret lalu dan belakangan diketahui positif Covid-19.

“Memang mereka sudah turun tetapi masih ada ABK. Lagi pula kalau masa inkubasinya 14 hari, maka dari 28 Maret sampai 6 April itu baru 9 hari. Kapal dan penumpang lain harus dikarantina 5 hari sebelum melanjutkan perjalanan,” tegasnya.

Soal kebutuhan makanan dan minuman untuk 233 penumpang dengan KTP Sikka yang akan dikarantina, Pemda menyiapkan makanan.

Sejalan dengan Bupati Robi, Kadis Kesehatan Pet Herlemus memastikan 4 penumpang yang terkonfirmasi positif Covid-19 tidak ada dalam kapal menuju Maumere.

“Mereka sudah turun di Nunukan. Rencananya, KM Lambelu akan tiba di Pelabuhan L. Say pada Senin (6/4/2020) pukul 9 malam. Kita minta mundur sampai Selasa (7/4/2020). Segala protokol sudah disiapkan,” terang Herlemus.

Penulis: Are De Peskim
Editor: Ardy Abba

 

Robi Idong Sikka Virus Corona
Previous ArticleProtokol Kesehatan Covid-19 Diterapkan di Tempat Duka Mantan Wabup Belu
Next Article Demonstran Lambelu Belum Dipulangkan, Kapolres Sikka Berdalih Bukan Penahanan

Related Posts

RSUD Aeramo Luncurkan Inovasi Layanan “Bahagia Kita”

4 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026

NTT Dapat 7 Dokter Spesialis di Batch Ketiga, Pemprov Siapkan Skema Penempatan dan Dukungan Pengabdian

27 Februari 2026
Terkini

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.