Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KOMUNITAS»Usai Deklarasi, Perpenda Siap Jaga Perdamaian di Malaka
KOMUNITAS

Usai Deklarasi, Perpenda Siap Jaga Perdamaian di Malaka

By Redaksi6 Mei 20202 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para pengurus Perpenda Malaka pose bersama seusai deklarasi, Rabu (06/05/2020) (Foto: Roby Koen)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Betun, Vox NTT – Perkumpulan Penjaga Perdamaian dan Keadilan (Perpenda) resmi deklarasi di Desa Lamea, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka, Rabu (06/05/2020).

Sebelumnya organisasi ini sudah membawakan berkas akta notaris Ormas ke Bakesbangpol Kabupaten Malaka, Selasa (05/05/2020) kemarin. Akta notaris itu diterbitkan pada 27 April 2020 itu.

Usai deklarasi, Ketua Perdana Parpenda Marianus Ribyanto Koen mengaku akan menjadi garda terdepan menjaga perdamaian dan keadilan di Kabupaten Malaka.

“Mengawal perjuangan menegakkan prinsip-prinsip keadilan yang berbalutkan nilai-nilai budaya yang sifatnya melekat dan menjadi bagian dari nilai dan tatanan hidup sosial masyarakat malaka,” ujarnya lantang.

Latar belakang terbentuknya Perpenda itu menurut Marianus, adalah untuk menyikapi berbagai persoalan yang terjadi di Kabupaten Malaka. Sebab konflik sosial sering menjadi sajian dan tontonan.

Problematika ini, kata dia, makin memuncak dengan meruncingnya berbagai aksi dan tindakan yang mengabaikan prinsip dan nilai-nilai keadilan yang seharusnya menjadi pedoman.

“Pelbagai persoalan ini memiliki sumber masalah yang cenderung beragam, sehingga setiap kita dituntut untuk juga memikirkan setiap solusi dengan cerdas, teliti dan bijaksana,” ungkapnya.

Di Kabupaten Malaka kata Marianus, ketidakadilan sering menjadi topik yang hangat dalam berbagai perbincangan lintas kalangan dan lintas usia.

“Atas dasar ini maka lahirlah sekumpulan pemuda yang berangkat dari keprihatinan yang sama melihat problematika sosial yang ada untuk segera dan sedapat mungkin dicarikan solusi terbaik plus bijaksana,” katanya.

Ia mengaku, Perpenda Malaka sejatinya bukanlah organisasi abal-abal. Sebab prosedur normatif organisasi telah dilalui dengan pengurusan semua persyaratan administratif pendirian Ormas.

Untuk itu, Marianus berharap atas nama organisasi agar Perpenda dapat bersinergi dengan Pemkab Malaka.

“Mengusung motto ‘Moris Hamutuk Hodi Hader Rai Malaka Tetuk No Nesan’, Perpenda Malaka harus menjadi corong pembaharuan pola pikir dan seyogianya menjadi organisasi milenial sekaligus suluh di tengah masyarakat,” harap Marianus.

Penulis: Frido Umrisu Raebesi
Editor: Ardy Abba

Malaka
Previous ArticleTahun 2019, Bank NTT Cabang Kefamenanu Raup Keuntungan 36 Miliar
Next Article Esok, Pemeriksaan Perdana Swab Covid-19 di NTT

Related Posts

Romo Julivadis Tanto: Fasilitator Katekese Bukan Penguji Umat, tetapi Sesama Peziarah Iman

14 Februari 2026

GAMKI NTT Luncurkan Orela TV, Angkat Isu Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

11 Februari 2026

Peringati Hari Pers Nasional, Wartawan di Manggarai Barat Salurkan Sembako ke Warga Pesisir

8 Februari 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.