Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»INTERNASIONAL»Soroti Korupsi, Paus: Kalungkan Batu di Leher Koruptor Lalu Lempar ke Laut
INTERNASIONAL

Soroti Korupsi, Paus: Kalungkan Batu di Leher Koruptor Lalu Lempar ke Laut

By Redaksi11 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Paus Fransiskus (Foto: Antaranews.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

VoxNtt.com-Dalam khotbahnya awal pekan ini, Paus Fransiskus menyoroti umat Katolik yang melakukan korupsi.

Seperti dilansir kompas.com, Sabtu (11/03/2017), paus asal Argentina itu mengatakan, umat Katolik yang mendonasikan uangnya untuk gereja tetapi di saat bersamaan mencuri uang negara, tetap dianggap berdosa dan harus dihukum.

BACA: Sejumlah Kasus Korupsi di Ngada Hambat di BPKP NTT

Apa hukuman yang layak untuk para koruptor ini? Paus lalu mengutip salah satu bagian dari Injil Lukas di Perjanjian Baru.

“Yesus berkata, ‘Lebih baik jika batu gerinda dikalungkan ke leher mereka, lalu lemparkan mereka ke lautan’,” kata Paus Fransiskus.

BACA: Kejari Kefamenanu Dinilai Lamban Tangani Kasus Korupsi

Tanpa menyebut langsung korupsi yang menggerogoti Gereja Katolik, Paus, dalam khotbahnya itu, menggambarkan, jika dilihat dari penampilannya, para koruptor itu terlihat sangat baik. Namun, di dalamnya penuh kebusukan.

BACA: Dugaan Korupsi Dana Konsumsi, Kejari TTS: Ditemukan ada kerugian Negara

Khotbah ini diberikan Paus dalam misa harian di Casa Santa Marta, tempat dia tinggal sejak terpilih menjadi pemimpin Gereja Katolik pada Maret lalu.

Sebelumnya, Paus juga mengkritik para orangtua yang mendapatkan penghasilan dari hasil korupsi. Paus menyebut mereka sudah kehilangan harga diri.

BACA: Pusam Indonesia Duga Ada Mafia Kasus Dugaan Gratifikasi DPRD Ende

“Orangtua yang mendapatkan penghasilan dari korupsi, sudah kehilangan harga diri dan memberi ‘roti kotor’ untuk anak-anak mereka,” ujar Paus.

BACA: Thomson Huki Bongkar Kebohongan Kejati NTT

Paus bahkan menyamakan suap dan korupsi seperti obat-obatan terlarang yang membuat orang kecanduan melakukannya. Sejak terpilih, Paus Fransiskus sudah bertekad untuk melakukan reformasi termasuk memberantas korupsi di Vatikan. (Kompas.com/VoN)

Previous ArticlePusam Indonesia Duga Ada Mafia Kasus Dugaan Gratifikasi DPRD Ende
Next Article Dua Nama DPR RI Asal Dapil NTT Disebut Terima Fee Korupsi E-KTP

Related Posts

Dubes Indonesia untuk Zimbabwe dan Zambia Tatap Muka dengan Warga Indonesia

22 April 2022

Daftar 15 Negara Tertua di Dunia, Terbanyak di Asia

6 April 2022

Berikut Penemuan Besar Stephen Hawking yang Dikenang Dunia

4 April 2022
Terkini

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.