Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»KESEHATAN»Pemda Manggarai Ungkap Alasan di Balik Rendahnya Realisasi Dana Covid-19
KESEHATAN

Pemda Manggarai Ungkap Alasan di Balik Rendahnya Realisasi Dana Covid-19

By Redaksi27 Agustus 20212 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sekretaris Daerah Manggarai Jahang Fansi Aldus memberikan komentar seputar THL pada Kamis (22/04/2021) siang di ruang kerjanya. (Foto: Igen Padur/ Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Kabupaten Manggarai tercatat sebagai salah kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan realisasi dana Covid-19 yang masih rendah.

Hingga 31 Juli 2021, total dana yang terserap sesuai laporan realisasi belanja tidak terduga untuk penanganan Covid-19 tingkat Provinsi NTT baru 3,56 persen.

Persentase itu setara dengan jumlah Rp1.607.528.400 dari keseluruhan alokasi sebesar Rp45.142.413.293 .

Rendahnya serapan dana tersebut dikarenakan oleh beberapa hal. Salah satunya disebabkan oleh karena keterlambatan penerbitan peraturan bupati (Perbup) terkait refocusing tahap pertama.

Hal itu dijelaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Manggarai Jahang Fansi Aldus. Sekda Fansi menjelaskan, Bupati Manggarai Herybertus G.L Nabit baru mengeluarkan peraturan bupati pada bulan Juli kemarin.

“Tidak bermaksud membela diri, hampir semua kabupaten mengalami ini, penyerapan dana Covid masih sangat rendah. Seperti Manggarai masih 3, 56% itu data sampai akhir Juli 2021,” tutur Sekda Fansi, Kamis (27/08/2021) siang.

“Ini terjadi dengan beberapa hal alasan. Yang pertama, memang kegiatan refocusing tahap pertama itu sudah berlangsung sejak awal tahun anggaran. Sekitar bulan 2 (Februari 2021) sudah mulai melakukan refocusing, realokasi dan seterusnya. Setelah itu dilakukan ada proses-proses administrasi yang terus dilakukan sampai dengan bulan Mei dan Juni. Bulan Juni kemarin itu baru kita keluarkan peraturan Bupati terkait refocusing tahap pertama,” tambahnya.

Setelah Perbup itu dikeluarkan, empat OPD sebagai perangkat daerah fungsional kemudian melakukan penyerapan. Empat OPD tersebut yakni Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Umum, BPBD dan Dinas Sosial.

Dari keempat OPD tersebut yang realisasinya cukup banyak terjadi di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Sementara, ketiga OPD lainnya termasuk di Dinas Kesehatan masih sangat kecil.

“Dinas Kesehatan saat ini masih sangat rendah dan kami setiap hari memberikan pengawal khusus Dinas Kesehatan agar segera melakukan penyerapan anggaran yang lebih tinggi lagi khusus Nakes. karena dari sekian besaran anggaran di Dinas Kesehatan itu untuk Nakesnya kurang lebih 4 setengah miliar. Yang lain memang sudah dibelanjakan tapi presentasinya masih kecil,” aku Sekda Fansi.

Namun demikian, Sekda Fansi mengharapkan kepada keempat OPD agar lebih semangat lagi dalam melakukan proses belanja dana Covid-19.

“Kita harapkan teman-teman perangkat daerah lebih semangat lagi, lebih giat lagi untuk bisa melakukan proses belanja untuk item-item Covid-19,” harapnya.

Penulis: Igen Padur
Editor: Ardy Abba

Fansi Jahang Manggarai Virus Corona
Previous ArticleProdi Pendidikan Bahasa Inggris Unika Ruteng Kembangkan Model Pembelajaran Enterpreneursip in Tourism
Next Article Ini Para Pemenang Pilkades Serentak di Matim

Related Posts

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
Terkini

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.