Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Longsor Tutup Jalan Nasional Ende-Sikka
Regional NTT

Longsor Tutup Jalan Nasional Ende-Sikka

By Redaksi11 Januari 20222 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Longsor terjadi tepatnya di KM 16, Desa Tomberabu 2, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende.
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT- Jalan Trans Flores Ende- Sikka, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, tertutup akibat material longsor setelah hujan lebat mengguyur beberapa pekan terakhir.

Longsor terjadi tepatnya di KM 16, Desa Tomberabu 2, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende.

“Kendaraan roda dua dan roda empat tidak bisa melintas di jalan tersebut karena material longsor menutup seluruh badan jalan di jalur Trans Ende KM 16, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende,” kata seorang warga pelintas jalan, Maksimus Rua, Senin (10/01/2022).

Ia mengaku akibat longsor tersebut jalan putus dan tidak bisa dilalui kendaraan.
Antrean panjang kendaraan pun tidak terhindarkan.

“Kemacetan lalu lintas beberapa kilometer, sehingga aktivitas masyarakat menjadi terhambat,” kata Maksimus.

Antrean panjang kendaraan di KM 16, Desa Tomberabu 2, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende.

Ia juga mengaku alat berat milik Pemerintah Kabupaten Ende kemudian dikerahkan ke lokasi untuk membuka jalan yang tertutup longsor.

Dalam sepekan terakhir ini memang hujan terus turun di wilayah Ende dan seringkali membuat jalan poros tertutup longsor.

“Kami harus hati-hati melintas ketika hujan turun karena longsor dapat terjadi ketika hujan turun, apalagi jalan menuju Ende atau sebaliknya banyak terdapat gunung yang tanahnya rawan mengakibatkan longsor,” jelasnya.

Ia berharap agar alat berat pemerintah dapat cepat bekerja menyingkirkan material longsor agar jalur Trans Ende-Sikka kembali normal.

“Petugas TNI dan Polri bersama masyarakat, juga telah berada di lokasi membantu dan berupaya agar longsor tidak lagi menutup jalan,” ujarnya.

Penulis: Nasan Kua
Editor: Ardy Abba

Ende
Previous ArticleMalam Pertama Wanita Ini Turut Disaksikan Ibu Mertua, Salah akan Dikoreksi
Next Article Jelang Acara G20, BPOLBF Jalin Kolaborasi dengan Kementerian Sekretariat Negara RI

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.