Penulis: Redaksi

Ende, Vox NTT – Tepi jalan dari arah Maumere menuju kota Ende didominasi pemandangan berupa bebatuan keras. Bagi kebanyakan orang yang saban hari lalu lalang, pemandangan itu tak lebih dari pencuci mata sebelum tiba di tempat yang dituju. Tidak demikian bagi Bertolomeus Sano. Lelaki 62 tahun asal Desa Tomberabu ll, Kecamatan Ende ini justru melihatnya sebagai rezeki. Meski harus butuh perjuangan keras, ia justru menemukan lembaran-lembaran rupiah di antara bongkahan batu-batu ini. Setiap hari, ia meninggalkan rumahnya sejak pagi dan baru kembali petang hari. Dengan langkah tertatih-tatih, ia menyusuri jalan sejauh satu kilometer menuju Watu Gama. Di bawah terik matahari,…

Read More

Borong, Vox NTT-Bupati Manggarai Timur Agas Andreas menyerahkan Bantuan Rumah Sederhana (BRS) untuk salah seorang warga di Dusun Ritapada, Desa Gunung, Kecamatan Kota Komba, Sabtu (12/06/2021). Rumah tersebut merupakan bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) dari CV Sarana Teknik. Dalam kesempatan tersebut Bupati Agas menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada CV Sarana Teknik (ST) atas kepedulian yang diwujudnyatakan dalam bentuk rumah. “Semoga apa yang dilakukan oleh CV ST bisa menjadi contoh untuk kita semua. Rasa syukur bisa dinyatakan dalam banyak bentuk. Bentuk syukur yang dilakukan oleh CV ST dengan membangun rumah sederhana sangat kita hargai, semoga hal ini bisa menjadi inspirasi…

Read More

Kupang, Vox NTT-General Manager PLN UIW NTT Agustinus Jatmiko melakukan kunjungan kerja di Unit Layanan Pelanggan yang ada di daratan Timor pada Rabu dan Kamis (09-10/06/2021). Pada kesempatan tersebut Agustinus bersilaturahmi dengan Bupati Belu dan TTU di rumah jabatan dua bupati itu. Selain bersilaturahmi, pertemuan ini juga sekaligus langkah koordinasi PLN dengan stakeholder untuk membangun listrik di kawasan perbatasan. Agustinus menjelaskan apa yang sedang dikerjakan PLN adalah untuk memperkuat sistem kelistrikan di perbatasan Timor Leste. Itu di antaranya menyelesaikan listrik jalur Sabuk Merah Perbatasan Atambua – Motaain sepanjang 4,2 kms untuk mendukung Layanan Premium PLBN Motaain (Oebua). “Dan kami masih…

Read More

Jakarta, Vox NTT-Kabar duka datang dari Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly. Istri Menkumham Yasona Laoly, Elisya Widya Ketaren, telah pulang ke pangkuan Ilahi di Rumah Sakit (RS) Medistra Gatot Subroto, Jakarta Selatan pada Kamis (10/6/2021). Mendengar kabar duka tersebut, banyak keluarga dan sahabat Menteri Yasona datang menyampaikan rasa duka cita yang mendalam. Salah satunya Ketua umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. Agus mengaku pada hari yang sama ia langsung mengunjungi rumah keluarga Yasona untuk menyampaikan rasa duka secara langsung. “Tadi malam, saya menyampaikan duka cita yang mendalam secara langsung kepada Menkumham Bapak Yasona Laoly di rumah duka RSPAD Gatot…

Read More

Buku Benih kata menuai kalimat  Undangan bagi setiap insan Karya diri pengagum rasa Usai rindu lihatlah daku Ende, 5 Juni 2021 Jika dan Itulah Aku Jika dirimu pernah mengalami betapa beratnya  menyampaikan apa yang diharapkan, itulah aku yang kini Jika dirimu pernah dilema, apakah dengan cara ini  pantas dan tak melukainya, itulah aku yang kini Jika dirimu pernah menunggu waktu tan tepat  tuk mengutarakannya, itulah aku yang kini Jika dirimu pernah bahagia akan kata-katamu  diterima, itulah doaku kini Ende, 5 Juni 2021 Barisan Lilin Kala kegelapan melanda diri Satu per satu barisan lilin bercahaya Tak pernah…

Read More

Jumpa 2                  Adalah rindu yang bersuara Merayu hati tuk berjumpa Memaksa waktu menjadi saudara Sebab ingin tak bisa dipenjara Adalah rindu yang menggebu Di awal hari yang masih lugu Tentang harap yang syahdu Dan tanya yang tak tahu malu “Apakah dia juga ingin berjumpa?” Adalah rindu yang terlalu Dan ingin yang selalu Pada hari yang terus berlalu Sebab hati lelah menunggu Ketika waktu tak mempan dirayu Sudahlah Rasa yang sama Dan ingin yang serupa Kan mempertemukan kita Menurut rencana Sang Mahakuasa Tentang Luka Kita pernah patah Sewaktu hati mengadu lelah Dan rasa hanya pasrah Pada harap yang juga kalah…

Read More

Oleh: Ewaldus Hariyono Meo Komunikasi lewat teknologi internet, saat  ini, tidak lagi mengenal jarak dan waktu. Kehadiran internet telah memotong jarak dan waktu menjadi sangat sempit dan singkat.  Penyempitan yang dimaksud adalah  waktu dan ruang. Chris Skinner seorang pengulas independen pasar keuangan dan tekfin yang banyak menulis buku-buku tentang revolusi industri 4.0 menyebutkan bahwa perbedaan antara revolusi industri 4.0 dengan revolusi industri sebelumnya adalah runtuhnya waktu dan ruang.   Sebelumnya aspek waktu dan ruang itu sangat diperhatikan. Untuk bisa bertemu, orang biasanya menentukan waktu dan tempat. Atau untuk berdagang orang mesti membutuhkan ruang yang nyata dimana orang bisa bertemu secara fisik. …

Read More

Lando Uwa Le Ino Sutam 1 Lando le anggom ata bakok néténg kampong Mora koés rabo ata pandé dango agu bambo Uwa le manga lo’o usang néténg gula ba wuat Mora koés rungang ata pandé luhap agu munda Lando uwa le manga pukang ata duha ba wua 2 Asé-ka’é, kudut lando uwa manga betuan Mai ga lonto-pédék tum békék kudut tambang mésé agu léwé Mora bénggéng agu lénggé pandé pémpét kélés Mai ga lonto ungkur tum ulu, ujungs nuk Le hitu oné ulu de hau, cirri mésé nuk daku Le hitu oné nuk daku, cirri mésé ulu de hau Hitus…

Read More

*Puisi Kasih-Mu Tak Mendekati Kusam Oleh: Vinsenzo MbeteFr Semburan memuak dalam lautan kepedihan………. Teringat akan setiap kata yang telah Engkau Sabdakan ………. Engkau pergi membawa lara ……… Sedangkan aku……. Aku Kau tinggalkan bersama serpihan hati yang terluka menganga ……… Aku ditikam oleh duka lara yang membara…….. Aku seakan tak kuasa memikul beban yang semakin sarat…… Beban yang penuh makna namun tanpa kata…… Beban yang Engkau berikan bersama angin malam di bulan yang penuh cinta……… Aku hanya bisa mendesah …….. Ah ……… Apa daya aku hanyalah seorang hamba yang tak berguna……… Aku hanya mampu melakukan apa yang dapat aku lakukan …………

Read More

*Cerpen Oleh: Yohanes Mau Sore ini aku bersama senja sedang menyaksikan anak-anak melepas bahagia di akhir pekan. Nyanyian sorak sorai dan yel-yelan belum selesai.  Seolah mereka tak ingin senja tengelam di atas pohon Marula. Mereka memeluk erat senja itu agar hangatnya mengalir hingga masuki yang terdalam.  Namun senja tak pernah kompromi.  Senja beranjak secara otomatis. Tiada satu pun yang bisa menahannya.  Senja tenggelamkan wajah moleknya dan perlahan sembunyi di balik awan. Langit biru diliputi malam hitam.  Pohon Marula pun masuk dalam sunyi. Anak-anak pulang menuju malamnya masing-masing dan melukis mimpi tentang mentari pagi. Gadis mungil bermata biru masih hanyut…

Read More