Sebelumnya, dua mantan pengurus BPD yang baru purna tugas pada awal tahun 2023 membongkar modus dugaan korupsi yang dilakukan oleh Kades Cireng.
Adrianus mengisahkan bahwa di era yang serba sulit seperti sekarang ini, banyak tuntutan yang mesti menjadi perhatian para mahasiswa sebagai generasi masa depan bangsa Indonesia. Salah satu di antara tuntutan itu adalah terkait kreativitas.
Kegiatan yang dihadiri oleh segenap bidan itu bertujuan untuk meningkatkan peran para bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan secara berkualitas, terutama bagi para ibu dan anak.
Kades Cireng Leonardus Larum mengklaim tidak melakukan korupsi. Bahkan, ia menyampaikan bahwa informasi dari kedua mantan pengurus BPD tersebut tidak benar.
Sebelum dilantik, sebanyak 46 anggota baru mengikuti kegiatan MPAB sejak tanggal 20- 23 April 2023 bertempat di Taman Ziarah Yesus – Maria, Oebelo.
Ia menjelaskan, sejak Komodo ditetapkan sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia dan Labuan Bajo ditetapkan sebagai kota pariwisata super premium, maka banyak wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang datang.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengamati proses pembelajaran di kelas dilihat dari aspek kebahasaan dan situasi kelas, pemanfaatan sumber/media pembelajaran berbasis bahasa ibu, dan pajangan kelas.
Pada tahap awal, Unika Weetebula melibatkan dua Fasilitator Daerah (Fasda) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sumba Barat Daya, dua Fasda dari Kabupaten Sumba Barat, dan lima staf teknis Program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI).
Pengetahuan hukum itu diberikan oleh Kacabjari Manggarai di Reo Riko Budiman, Camat Lamba Leda Utara Agus Supratman, Kapolsek Lamba Leda Ipda Aris Ahmad dan Babinsa Kormail 1612-05 Elar Serda Bahrudin.
Menurutnya, semua informasi yang berkaitan dengan seleksi PPPK ada di Pempus dalam hal ini Kementerian Pendidikan.