Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Makin Banyak Sarjana Bertarung Menjadi Kades di Manggarai
Regional NTT

Makin Banyak Sarjana Bertarung Menjadi Kades di Manggarai

By Redaksi19 Oktober 20163 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNtt.com– Sebanyak 42 dari 154 desa di Kabupaten Manggarai-Flores siap menggelar pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak yang akan berlangsung 1 November 2016 mendatang.

Dari ratusan para calon kepala desa (Kades) di 42 desa tersebut tercatat hanya satu orang yang berijasah magister (S2). Ia adalah Adrianus Suandro, salah satu calon Kades Rai, Kecamatan Ruteng.

Yos Nono, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Manggarai mengaku, Pilkdes ades serentak kali ini menunjukan peningkatan jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Peningkatan tersebut, kata dia, ditandai dengan partisipasi para calon yang memiliki ijasah sarjana sudah sangat banyak. Bahkan, ada satu orang yang memiliki kualifikasi pendidikan terakhir magister.

“Memang dalam berkas persyaratan calon dia (Adrianus) gunakan ijasah S1, tapi faktanya dia adalah S2,” ujar Nono kepada sejumlah awak media di ruang kerjanya, Rabu, (19/10/2016).

Memang Pilkades sebelumnya, demikian ia melanjutkan, ada banyak orang yang ingin menjadi calon dari latar belakang pendidikan terakhir S2. Namun, mereka terkendala dengan salah satu persyaratan yaitu minimal satu tahun tinggal di desa yang bersangkutan.

Nono menjelaskan, dalam Pilkades serentak ini terdapat satu orang berijasah S2, S1 sebanyak 19 orang, Diploma 7, SMA dan paket C 82, dan selebihnya tamat SMP dan paket B.

“Ketimbang sebelumnya dari 154 desa ada 31 kepala desa yang tamat SMP. Dari jumlah itu setengahnya paket B. Sedangkan untuk aparat desanya ada 99 dan setengahnya paket C. Kondisi ini cukup memprihatinkan dalam rangka pelaksanaan pemerintahan di desa,” aku Nono.

Aparat Keamanan Siap Amankan Pilkades

Demi mendukung kelancaran Pilkades di Manggarai kali ini, serangkaian persiapan panitia sudah disiagakan. Salah satunya kesiapan aparat keamanan yang nantinya akan berjaga di berbagai tempat pemungutan suara (TPS) dan di tempat-tempat kampanye para calon Kades.

Foto: Apel gelar pasukan pengamanan Pilkades serentak di halaman kantor Mapolres Manggarai (Foto: AA/VoN)
Foto: Apel gelar pasukan pengamanan Pilkades serentak di halaman kantor Mapolres Manggarai (Foto: AA/VoN)

Di Mapolres Manggarai Rabu pagi, aparat gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Sat Pol PP, dan pihak BPMPD Manggarai melakukan apel gelar pasukan pengamanan Pilkades serentak tahun 2016.

Letkol Czi Hartanto Dwi Priyono, Dandim Kodim 1612 Manggarai selaku inspektur upacara pada apel tersebut mengatakan, di 42 desa yang tersebar di 11 kecamatan sudah ada jadwal tahapan kampanye para calon Kades.

“Polri sebagai pengaman perlu ada dukungan dalam pesta demokrasi di desa-desa ini,” ujar Hartanto saat membacakan sambutan Kapolres Manggarai, AKBP Totok Mulyanto.

Hartanto menyatakan, pengamanan pesta demokrasi rakyat bukanlah hal baru bagi aparat keamanan gabungan. Karena itu perlu memahami titik-titik kerawanan seperti, unjuk rasa, sabotase, bentrok antar pendukung, manipulasi suara, dan lain sebagainya.

“Itu semua bertujuan agar Pilkades aman dan lancar. Kita harus siapkan mental dan fisik agar melaksanakan tugas pengamanan sesuai prosedur. Tetap waspada kemungkinan akan mengganggu Kamtibmas di lapangan dan menjujung tinggi netralitas, serta penuh rasa tanggung jawab,” katanya. (AA/VoN).

Manggarai
Previous ArticlePilkada: Dialektika Figur dan Parpol
Next Article Konser NOAH tinggal seminggu lagi, ayoo buruan dapatkan tiket gratis disini!

Related Posts

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

Advokat Publik Nilai Laporan Bupati Manggarai terhadap Edi Hardum Tidak Sesuai Mekanisme UU Pers

3 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.