Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Sejumlah Kades di TTS Geram Dituduh ‘Main Mata’ Dengan Kontraktor
HEADLINE

Sejumlah Kades di TTS Geram Dituduh ‘Main Mata’ Dengan Kontraktor

By Redaksi28 Oktober 20163 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe, VoxNtt.com– Sejumlah kepala desa di kecamatan Amanatun Utara Kabupaten TTS disinyalir menerima uang “pelicin” dari kontraktor asal Kabupaten Malaka agar  bisa menang dalam tender proyek fisik pembukaan jalan baru di sembilan (9) desa di kecamatan Amanatun Utara.

Informasi yang diperoleh media ini dari sumber yang dapat dipercaya bahwa ke 9 Kepala Desa tersebut menerima uang pelicin untuk membiayai kegiatan menyongsong perayaan HUT RI ke 71  di Kecamatan Amanatun Utara.

“Semua kepala desa terima uang dari kontraktor yang kebanyakan kontraktor tersebut berasal dari Malaka-Belu. Uang itu mereka terima untuk membiayai perayaan kegiatan perayaan 17 Agustus pak,”ungkap sumber yang namanya tidak mau dikorankan.

Menurut sumber yang juga warga kecamatan Amanatun Utara ini, jumlah uang yang diterima masing-masing kades itu berfariasi, ada yang jumlah 5 juta, ada yang 3 juta dan 2.500.000.

“Bervariasi, ada yang lima juta, tiga juta dan dua juta lima ratus ribu pak,”kata sumber itu.

Kades Membantah

Informasi bahwa ke-9 Kades di Kecamatan menerima uang dari rekanan sebelum proyek fisik mulai ditenderkan dibantah keras oleh Kades Lilo Irene Alunat yang ditemui dikantor desa Lilo, bahwa informasi tersebut sangat menyesatkan dan tidak mempunyai bukti yang kuat.

“Informasi tersebut tidak benar dan sangat menyesatkan, tidak punya bukti yang dapat dipertanggungjawabkan,”tegas Irene.

Menurut Irene, setiap tahap dalam proses tender proyek pembukaan jalan baru untuk 2 segmen pekerjaan dengan biaya 450 juta dilakukan secara transparan oleh Tim Pengelola Kegiatan (TPK) desa bersama tim teknis dari Dinas PU.

“Semua tahapan pelelangan dilakukan secara transparan oleh TPK bersama tim teknis dari dinas PU. Kepala Desa sama sekali tidak terlibat dan tidak intervensi,”kata Kades Irene Alunat.

Sementara Ketua TPK Desa Lilo  Mikael Liem mengatakan bahwa proses dan tahap pelelang untuk proyek fisik pembukaan jalan baru dari Oebone ke Oebeti dengan pagu anggaran 250 juta dan  jalan baru dari kampung Tele ke Oeana pagu anggaran 200 juta dikerjakan oleh CV. Insana Jaya asal Kabupaten Malaka.

Untuk dua segmen proyek tersebut dilakukan pelelangan dengan peserta CV Timor Bina Karya, CV. Ganesa, CV. Supralai,  CV. Insana Jaya. Dan yang keluar sebagai pemenang adalah CV. Insana Jaya karena semua dokumen dan persyaratan dinyatakan lengkap serta penawarannya sangat rasional apalagi CV. Insana Jaya mempunyai peralatan yang lengkap seperti Eksavator.

Foto: Camat Amanatun Utara Melki Neno didamping Kades Lilo Irene Alunat
Foto: Camat Amanatun Utara Melki Neno didamping Kades Lilo Irene Alunat

“Kami lelang dan yang daftar waktu itu CV. CV Timor Bina Karya, CV. Ganesa, CV. Supralai. Dan Yang menang CV. Insana Jaya,”jelas Mikael Liem.

Bantahan yang sama juga disampaikan oleh Kepala Desa Sono Elkana Boti. Menurut Elkana, proses pelelang dilakukan oleh TPK bersama tim teknis dari dinas PU yakni Thitus Nenoliu.

Elkana mengaku dirinya tidak terlibat dalam proses pelelang proyek fisik pembukaan jalan baru di desa Sono.

“Mana mungkin saya terima uang dari kontraktor sementara peran saya bukan urus pelelang. Semuanya dilakukan oleh TPK lima orang bersama Tim Teknis dari dinas PU,”bantah Elkana. (Paul/VoN)

 

TTS
Previous ArticleDeno Optimis Pilkades di Manggarai Bakal Berjalan Aman
Next Article Mahasiswa Sumba Timur Serukan Semangat Persatuan di Hari Sumpah Pemuda

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Profil Desa Paka, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai

4 Maret 2026

Kades Golo Riwu Luncurkan Program “Investor Serbu Desa”, Andalkan Porang Hadapi Risiko Krisis 2026

3 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.