Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»LMAN Telah Siapkan Dana Untuk Pembebasan Lahan di Bandara Komodo
Regional NTT

LMAN Telah Siapkan Dana Untuk Pembebasan Lahan di Bandara Komodo

By Redaksi3 November 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo,Vox NTT- Pemerintah Pusat melalui Lembaga Managemen Aset Negara (LMAN) telah menyiapkan dana khusus untuk mengatasi kendala pembebasan lahan dalam proyek-proyek pemerintah.

Lembaga yang bernaung dibawah Kementrian Keuangan RI telah menganggarkan dana sebesar Rp 20 Triliun ini dan siap dikucurkan untuk pembebasan lahan di beberapa proyek jalan Tol di Pulau Jawa dan termasuk di antaranya adalah pembangunan landasan Pacu Bandara Komodo,Manggarai Barat,NTT.

Demikian disampaikan Anggota DPR RI Johnny G.Plate saat dikonfirmasi wartawan di Labuan Bajo,Kamis (03/11).

“Pemerintah telah anggarkan Rp 20 Triliun untuk pembebasan lahan, paling banyak itu untuk pembebasan lahan untuk pembangunan jalan Tol di Pulau Jawa, untuk pembebasan lahan perluasan landasan pacu juga sudah dianggarkan,”kata Plate kepada Wartawan,Kamis (03/11).

Lebih lanjut,Politisi asal Partai Nasdem itu menjelaskan, Keputusan Pemerintah memberi kewenangan kepada LMAN untuk pembebasan lahan dikarenakan keberadaan lembaga tersebut dalam menyelesaikan masalah pembebasan lahan tidak terkendala oleh tahun anggaran.

“Mengapa pembebasan lahan diurus LMAN? LMAN tidak terikat tahun anggaran, kalau ini dipercayakan pada Instansi Pemerintahan lain maka alasan tahun anggaran yang akan berakhir bisa berdampak pada pembangunan proyek pemerintah,”ujarnya.

Sebelumnya,Kepala Bandara Komodo Jarot saat ditanya wartawan pada Minggu (31/10) di Labuan Bajo mengatakan, selama ini pihaknya mengantongi anggaran Rp.10 Miliyar untuk pembebasan lahan di area proyek perluasan landasan pacu di Bandara tersebut.

Meski demikian, pihaknya belum berani mencairkan anggaran tersebut karena kendala aturan terkait pencairan anggaran kepada pemilik lahan.

Alhasil,kata Jarot, anggaran yang telah disediakan tersebut akan di kembalikan pada khas Negara. Selain itu, dia juga menjelaskan, karena tahun anggaran 2016 akan segera berakhir, pihaknya telah berkonsultasi kepada Kementrian Perhubungan untuk mengatasi masalah pembebasan lahan di Bandara tersebut. (Eyo/VoN)

 

 

 

Previous ArticleObral Hak Politik di Pasar Demokrasi
Next Article Potensi Geothermal Flores Dinilai Mampu Atasi Kesenjangan Rasio Elektrifikasi

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.