Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»Presiden Akan Terima Perwakilan Pendemo
NASIONAL

Presiden Akan Terima Perwakilan Pendemo

By Redaksi4 November 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Presiden RI, Joko Widodo
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

VoxNtt.com-Pihak Polda Metro Jaya menyebutkan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla berencana menerima 25 perwakilan pengunjuk rasa dari Gerakan Nasional Pendukung Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI).

“Ada perwakilan dari ulama, pimpinan demo akan diterima di Istana Presiden,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono di Jakarta, seperti dikutip Antara, Jumat (4/11).

Kombes Awi menuturkan perwakilan pengunjuk rasa itu akan menyerahkan lembaran petisi kepada Presiden dan Wakil Presiden.

Awi menjelaskan para pendemo akan mulai beranjak melakukan aksi berjalan kaki usai sholat jumat di Mesjid Istiqlal melintasi Lapangan Banteng-Jalan Pejambon menuju Kantor Bareskrim di Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan Jalan Ridwan Rais Jakarta Pusat.

Usai berorasi, pendemo melanjutkan aksi damai di Balaikota DKI Jakata melintasi Jalan Medan Merdeka Selatan kemudian melintasi Jalan Medan Merdeka Barat menuju Istana Merdeka Kepresidenan.

Massa kembali long march menuju Gedung DPR/MPR/DPD melalui Jalan Merdeka Barat-Jalan MH Thamrin-Jalan Jenderal Sudirman-Semanggi-Jalan Gatot Subroto.

Awi menambahkan petugas kepolisian telah menyiapkan pengalihan arus saat terjadi kemacetan arus lalu lintas karena kepadatan pendemo yang berjalan kaki.

Massa diperkirakan sebanyak 100.000 orang tergabung dalam GNPF-MUI menggelar “Aksi Damai Bela Islam Tegakkan Keadilan melalui Supremasi Hukum” di sekitar Monumen Nasional (Monas) Jakarta pada Jumat (4/11).

Polri dibantu TNI bersama instansi lainnya mengerahkan 18.000 personil guna mengamankan aksi unjukrasa yang dihadiri sejumlah tokoh agama nasional itu. (VoN)

 

Previous ArticlePemuda Lintas Agama Merajut Kebhinekaan dan Merawat Pancasila
Next Article Kapolres Mabar Sumbang Buku Untuk SDN Bungku

Related Posts

KemenHAM Dorong Youth Ranger Indonesia Jadi Agen Penyebar Nilai HAM

16 Juni 2026

Demokrat Bantah Keterlibatan AHY dalam Kasus BGN, Minta Media Sajikan Informasi Terverifikasi

10 Juni 2026

420 Warga Tengki Seribu Minta Natalius Pigai Turun Tangan Awasi Pemenuhan HAM di Lokasi Relokasi

9 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.