Mbay, VoxNTT.com – Suasana panik terjadi di Mbay, ibu kota Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Sekitar pukul 06.05 Wita, warga berlarian keluar rumah setelah guncangan gempa berkekuatan 7,7 Magnitudo melanda wilayah tersebut.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis pusat gempa berada pada koordinat 8,41° LS dan 121,39° BT. Episentrum gempa berada di laut, sekitar 30 kilometer sebelah timur laut Nagekeo. Gempa tersebut berpotensi menimbulkan tsunami.
Peringatan dini tsunami memicu kepanikan warga di Mbay. Lonjakan pergerakan massa menuju wnilayah perbukitan menyebabkan kekacauan lalu lintas. Kemacetan dan kecelakaan dilaporkan terjadi di sejumlah titik ruas jalan.
Sejumlah warga juga terlihat pingsan setelah mengetahui beberapa anggota keluarga mereka belum ikut dalam pengungsian massal. Warga berupaya menyelamatkan diri menuju wilayah yang lebih tinggi untuk mengantisipasi potensi tsunami.
Sementara itu, sejumlah rumah warga dan bangunan bertingkat dua atau lebih dilaporkan mengalami kerusakan, mulai dari ringan hingga berat.
Hingga berita ini diterbitkan, situasi di Mbay belum sepenuhnya pulih. Warga yang tidak memiliki kendaraan masih bertahan di area perbukitan.
Penulis: Patrianus Meo Djawa

