Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Pojok Info»Gempa Guncang Mbay, Warga Berlarian ke Perbukitan
Pojok Info

Gempa Guncang Mbay, Warga Berlarian ke Perbukitan

By Redaksi15 Agustus 20261 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jalan Trans Marapokot - Danga di Kabupaten Nagekeo retak setelah diguncang gempa berkekuatan 7,6 Magnitudo pada Sabtu, 15 Agustus 2026 di Kabupaten Nagekeo (Foto: Patrianus Meo Djawa/ VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, VoxNTT.com – Suasana panik terjadi di Mbay, ibu kota Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Sekitar pukul 06.05 Wita, warga berlarian keluar rumah setelah guncangan gempa berkekuatan 7,7 Magnitudo melanda wilayah tersebut.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis pusat gempa berada pada koordinat 8,41° LS dan 121,39° BT. Episentrum gempa berada di laut, sekitar 30 kilometer sebelah timur laut Nagekeo. Gempa tersebut berpotensi menimbulkan tsunami.

Peringatan dini tsunami memicu kepanikan warga di Mbay. Lonjakan pergerakan massa menuju wnilayah perbukitan menyebabkan kekacauan lalu lintas. Kemacetan dan kecelakaan dilaporkan terjadi di sejumlah titik ruas jalan.

Sejumlah warga juga terlihat pingsan setelah mengetahui beberapa anggota keluarga mereka belum ikut dalam pengungsian massal. Warga berupaya menyelamatkan diri menuju wilayah yang lebih tinggi untuk mengantisipasi potensi tsunami.

Sementara itu, sejumlah rumah warga dan bangunan bertingkat dua atau lebih dilaporkan mengalami kerusakan, mulai dari ringan hingga berat.

Hingga berita ini diterbitkan, situasi di Mbay belum sepenuhnya pulih. Warga yang tidak memiliki kendaraan masih bertahan di area perbukitan.

Penulis: Patrianus Meo Djawa

Gempa Bumi Mbay Nagekeo
Previous ArticleRibuan Pramuka Manggarai Barat Peringati Hari Pramuka ke-65
Next Article Pemkab Nagekeo Absen saat Kepanikan Warga Akibat Gempa

Related Posts

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026
Terkini

Kasus Kematian Bumil Korban Gempa di Matim, Aktivis Desak Copot Dirut RSUD Borong

4 September 2026

RSUD Borong Klaim Ibu Hamil Minta Maaf ke Nakes, Suami: Itu Omong Kosong

3 September 2026

Edi Hardum Minta Bupati di Flores Tak Monopoli Penyaluran Bantuan Gempa

3 September 2026

Brimob Operasikan Watergen, Hasilkan 950 Liter Air Bersih per Hari untuk Pengungsi Gempa di Reok

3 September 2026

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.