Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Bangun Embung di Cibal Telan Dana Rp 2,1 Miliar
Regional NTT

Bangun Embung di Cibal Telan Dana Rp 2,1 Miliar

By Redaksi23 November 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNtt.com– Pembangunan embung di Kecamatan Cibal menelan dana Rp 2,1 Miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Manggarai tahun 2016.

Pembangunan tendon air atau waduk berukuran kecil untuk menampung kelebihan air hujan dimusim penghujan ini merupakan proyek dari Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Manggarai.

Silvianus Hadir, Kepala BLHD Manggarai mengaku, sebenarnya pembangunan embung ini dibuat di Sano, Desa Gelong, Kecamatan Lelak pada APBD induk tahun 2016.

Namun, lantaran saat survei masih banyak tanaman dan lokasi warga setempat tidak bersedia, akhirnya embung tersebut dibangun di Wae Kebong, Kelurahan Pagal, Kecamatan Cibal.

“Dari rencana awal diambil dari DAK (Dana Alokasi Khusus) APBD induk, karena masalah tadi makanya digeser ke APBD Perubahan tahun 2016,” terang Sil kepada sejumlah awak media saat ditemui di kantor DPRD Manggarai, Rabu, (23/11/2016).

Kata Sil, karena lokasinya bergeser maka pelaksanaan pun tertunda dan terpaksa menunggu APBD Perubahan.

“Logisnya, sesudah geser dari sana (Sano, Desa Gelong, Kecamatan Lelak) bisa langsung dikerjakan. Tetapi kan tidak ada dasarnya, sehingga harus menunggu perubahan APBD,” terangnya.

Menurut dia, pembangunan embung ini akan menargetkan membantu menyediakan air pada areal pertanian warga di beberapa desa di Cibal Timur.

Desa-desa ini tampak kesulitan mendapatkan air, terutama pada musing kemarau.

Dijelaskannya, air yang ditampung  dalam embung tersebut selanjutnya digunakan sebagai sumber irigasi suplementer untuk budidaya komoditas pertanian bernilai ekonomi tinggi di musim kemarau.

Embung merupakan salah satu teknik pemanenan air yang sangat sesuai di segala jenis agro-ekosistem. (Ardy Abba/VoN)

Foto Feature: Silvianus Hadir, Kepala BLHD Manggarai (Foto:Suaraflores.co)

Manggarai
Previous ArticleKritik Proyek Bermasalah lewat Editorial, ‘Flores Pos’ Diadukan ke Dewan Pers
Next Article Mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri Kupang Tuntut Bubarkan Menwa Kampus

Related Posts

Edi Hardum Minta Menteri HAM Awasi Penanganan Laporan Bupati Hery Nabit di Polres Manggarai

4 Juni 2026

Advokat Publik Nilai Laporan Bupati Manggarai terhadap Edi Hardum Tidak Sesuai Mekanisme UU Pers

3 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Jejak Skandal AKP Serfolus Tegu: Istri Simpanan, Dugaan Kekerasan hingga Laporan ke Propam

5 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.