Labuan Bajo, VoxNTT.com – Pemerintah Kecamatan Welak mencatat 158 unit rumah rusak berat akibat gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah tersebut pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Camat Welak Heribertus Manggas mengatakan gempa juga menyebabkan sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan berat. Fasilitas yang terdampak antara lain Pustu Rehak dan Kantor Desa Orong.
“Update data terbaru dampak gempa untuk wilayah Kecamatan Welak, rumah rusak berat 158 unit. Fasilitas umum (Pustu Rehak) rusak berat dan kantor desa Orong rusak berat,” kata Heribertus kepada VoxNtt.com, Sabtu malam.
Selain kerusakan bangunan, gempa menyebabkan tujuh orang menjadi korban setelah sebuah rumah roboh di Kampung Wae Dangka. Dari tujuh korban tersebut, tiga orang mengalami luka ringan, dua orang luka sedang, dan dua orang luka berat.
“Semua korban tadi dirawat di luar gedung puskesmas Orong karena berjaga-jaga adanya gempa susulan,” ungkap dia.
Heribertus mengatakan seluruh korban telah mendapat penanganan dari petugas kesehatan Puskesmas Orong. Setelah mendapatkan perawatan, para korban diizinkan kembali ke rumah.
Menurut dia, kondisi Kecamatan Welak saat ini masih aman. Namun, masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Dia mengimbau seluruh masyarakat Welak agar tetap waspada terhadap gempa susulan.
Penulis: Sello Jome

