Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Danau Kelimutu Kembali Berubah Warna Sebanyak Dua Kali
Regional NTT

Danau Kelimutu Kembali Berubah Warna Sebanyak Dua Kali

By Redaksi23 November 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
-
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, VoxNtt.com-Air danau Kelimutu di Ende, Nusa Tenggara Timur, kembali berubah warna sebanyak dua kali pada bulan November ini. Perubahan warna tersebut hanya terjadi pada air danau kawah dua yakni Tiwu Nuamuri Ko’ofai.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Kepala Seksi Wilayah I Taman Nasional Kelimutu, Benediktus Rio Wibawanto melalui pesan singkat bahwa perubahan warna air tersebut terjadi secara alami dan cukup unik.

Pada hari Minggu tanggal 13 November 2016, kawah dua mengalami perubahan dari warna hijau muda kemudian berubah menjadi warna putih kebiruan.

Sedangkan endapan belerang berwarna kuning keemasan yang bertebaran pada permukaan air danau. Endapan belerang juga bertambah tidak begitu signifikan.

Sementara, bau gas belerang tercium lemah hingga sedang. Teramati asap kawah putih tinggi lk 5-15 meter diatas permukaan air danau kawah. Meski demikian, menurut metodologi pengamatan gunung berapi Kelimutu tidak mempengaruhi status gunung yang masih normal.

Perubahan kedua, terjadi pada Minggu tanggal 20 November 2016 pada kawah yang sama. Semulanya, air danau berwarna putih kebiruan kemudian berubah menjadi warna biru muda.

Sementara, endapan belerang berwarna kuning keemasan bertebaran di permukaan air danau kawah. Endapan belerang sedikit berkurang. Bau gas belerang tercium lemah dan asap kawah tidak teramati.

Kepala Seksi Tata Usaha, Balai Taman Nasional Kelimutu (BTNK), Endarto, kepada Voxntt.com di ruang kerjanya, Rabu (23/11) mengatakan perubahan warna tersebut tidak mempengaruhi aktifitas wisatawan. Pasalnya, para wisata boleh menikmati keajaiban alam.

“Berbeda perubahan beberapa tahun lalu. Kita lakukan penutupan. Nah, kali ini boleh nikmati saja. Biasanya, perubahan tidak serentak tetapi bertahap. Tapi kami tetap konfirmasi dengan pihak pengamat gunung. Kalau normal ya boleh berkunjung.”Katanya (Ian/VoN)

 

 

Ende
Previous ArticleDinilai Tidak Relevan Lagi, Menwa Kampus Politani Kupang Dibekukan Sementara
Next Article Diduga Arus Pendek, Sebuah Rumah di Ipi Terbakar

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.