Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Jelang Natal, FPMK Minta Polisi Sterilisasi Gereja di Ende
Regional NTT

Jelang Natal, FPMK Minta Polisi Sterilisasi Gereja di Ende

By Redaksi25 November 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, VoxNtt.com-Forum Peduli Masyarakat Kecil (FPKM) Kabupaten Ende meminta pihak Kepolisian lakukan sterilisasi Gereja menjelang hari raya natal. Pasalnya, isu ekstrem yang beredar seantero nusantara akan mempengaruhi umat yang akan menjalani ibadah.

Demikian ditegaskan Sekretaris FPKM Ende, Adrianus So, saat ditemui VoxNtt.com di Ende, Jumat (25/11).

Adrianus juga membeberkan aksi radikal seperti pengeboman gereja oleh teroris yang terjadi di Samarinda, Kalimantan Timur beberapa pekan lalu. Menurutnya, aksi keji tersebut bisa terjadi kembali di wilayah lain termasuk Kabupaten Ende.

“Kita berharap untuk bertindak lebih awal sebelum hari raya natal dan tahun baru. Jangan sampai bisa terjadi di wilayah kita. Tindakan prefentif itu yang perlu dilakukan,”Katanya.

Ia mengapresiasi kinerja pihak Kepolisian yang berhasil membekukan pelaku aksi teror Samarinda. Namun, ia berharap agar kepolisian lakukan sweeping kaum-kaum terorisme sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

“Sejenis sweeping begitu sebelum terjadi. Sehingga, umat yang lakukan ibadah tidak merasa cemas. Kan, kasus di Samarinda bisa buat masyarakat kecil menjadi trauma.”Ujar Adrian.

Kapolres Ende, AKBP Ardiyan Mustaqim mengatakan tindakan-tindakan prefentif tentu akan dilakukan setiap hari raya pada agama apapun. Sementara, jelang natal, pihaknya akan lakukan lebih awal dari tahun-tahun sebelumnya.

“Ya, memang isu sekarang ada orang-orang yang ingin Negara tidak nyaman. Mereka yang ingin kita tidak rukun akan ditindak tegas. Natal dan tahun baru nanti kita akan tindak lebih cepat. Pengamanan akan kita lakukan secara kekat.”Kata Kapolres Ardiyan**(Ian/VoN)

Foto Feature: Kapolres Ende, AKBP Adriyan Mustaqim saat ditemui wartawan di Aula Lantai Dua Kantor Bupati Ende, Jumad (25/11)

Ende
Previous ArticleIni Bocoran Percakapan Ade Komarudin dan Megawati Sore Tadi
Next Article Lilipally Bawa Indonesia Melaju ke Semifinal Piala AFF 2016

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.