Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Di Ende, Kapolda NTT Keluarkan Maklumat Cegah Aksi Jakarta
Regional NTT

Di Ende, Kapolda NTT Keluarkan Maklumat Cegah Aksi Jakarta

By Redaksi30 November 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, VoxNtt.com-Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Nusa Tenggara Timur, Brigjen Pol. Widyo Sunaryo mengeluarkan sebuah maklumat untuk mencegah terganggunya keamanan dan keterlibatan masyarakat NTT dalam aksi Jakarta yang rencana 2 Desember nanti.

Maklumat tersebut dibacakan oleh Kapolres Ende, AKPB Ardiyan Mustaqi saat gelar kegiatan Nusantara Bersatu di Lapangan Pancasila Ende, Rabu (30/11/2016).

Ada enam poin maklumat Kapolda yang perlu dipatuhi diantaranya, pertama, melarang membantu mengkoordinasi, memfasilitasi dan membiayai masyarakat NTT untuk berangkat ke Jakarta. Karena hal tersebut dilarang dalam undang-undang.

Kedua, melarang melakukan profokasi dengan cara apapun baik ajakan, hasutan, menyebar selebaran yang berkaitan dengan aksi 212. Ketiga, melarang melakukan ancaman terhadap kelompok masyarakat atau yang hendak memecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Keempat, melarang menyebarkan informasi atau tuduhan yang mengganggu keamanan dan ketertiban nasional. Kelima, melarang mengganggu kegiatan agama-agama lain berupa teror yang mengakibatkan kegaduhan kerukunan antar umat beragama dan Keenam, melarang menyebarkan isu-isu yang mengadudomba ketenangan kehidupan masyarakat.

Kapolda menghimbau agar masyarakat tidak terprovokasi dengan isu-isu yang ingin memecah belah keutuhan NKRI. Selain itu, masyarakat NTT diharapkan tetap melakukan aktivitas seperti biasanya dan tetap menjaga keamanan dan ketertiban.

Sementara, Kapolres Ende menambahkan, Ende harus menjadi kota percontohan kerukunan antar umat beragama. Sebagai kota Pancasila, dihimbau agar tetap menjaga dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung.

“Harus menjadi kota percontohan. Kota kerukunan dan kota yang indah. Kita harus ingat bahwa kota inilah adalah kota Pancasila. Oleh karena itu, kita wajib mengamalkannya.”Kata Kapolres saat tutup orasi kebangsaan.**(Ian/VoN)

Foto Feature: Forkompinda Ende dan pemuka agama saat mengikuti acara Nusantara Bersatu di Lapangan Pancasila Ende, Rabu (30/11).

Ende
Previous ArticleWakil DPRD Manggarai Nilai Tak Sesuai Marsel Bahas Somasi Bupati di Paripurna
Next Article Aksi ‘Nusantara Bersatu’ di Lapangan Pancasila Ende

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.