Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»PADMA Indonesia Desak Polres Sumba Barat Serius Tangani Perdagangan Manusia
NASIONAL

PADMA Indonesia Desak Polres Sumba Barat Serius Tangani Perdagangan Manusia

By Redaksi7 Desember 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Jakarta,VoxNtt.com-Di tengah maraknya realita persoalan hukum di daerah-daerah, upaya penegakkan hukum harus menjadi prioritas dan atensi serius oleh para penegak hukum.

Salah satu sorotan utama yakni berkaitan dengan penanganan berbagai kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang marak terjadi di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) khususnya di Kabupaten Sumba Barat.

Direktur Pelayanan Advokasi Untuk Perdamaian dan Keadilan (PADMA) Indonesia, Gabriel Sola di Jakarta, pada Rabu (7/12) mengatakan penanganan kasus perdagangan orang di kabupaten ini masih jauh dari sentuhan penegak hukum.

Gabriel menjelaskan Kepolisian merupakan lembaga negara yang memiliki profesi mulia dalam menegakkan hukum yang berkeadilan dari pusat hingga daerah.

Khusus persoalan TPPO di Sumba Barat, dia meyakini belum tersentuh hukum dengan maraknya kasus perdagangan orang di daerah itu.

Hal itu diakuinya sebagai bentuk pembiaran oleh aparat penegak hukum khususnya kepolisian, sehingga mengakibatkan adanya ketidakpercayaan terhadap Polri.

“Kinerja Polres Sumba Barat terus menjadi sorotan meskipun ada upaya penanganan dan penegakan hukum dalam mengatasi serta meminimalisir realita perdagangan di NTT pada umumnya dan di Sumba pada khususnya”, ujar Gabriel.

Kinerja kepolisian, lanjut Gabriel, diharapakan dapat menjadi corong aspirasi masyarakat untuk mendapatkan keadilan, persamaan di depan hukum serta hak-hak hukum yang cenderung dimanipulasi oleh pihak-pihak tertentu.

“Tidak dapat dibantah bahwa masyarakat yang tidak mendapatkan keadilan hukum selalu berjuang mencari perlindungan dan bantuan hukum. Tentu ini menjadi sorotan serius terhadap kinerja kepolisian di Sumba Barat”, lanjutnya.

Menyangkut berbagai bentuk pengaduan masyarakat kepada PADMA Indonesia, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan berbagai lembaga penegak hukum dan lembaga negara lainnya agar persoalan hukum tetap berjalan sesuai mekanisme dan koridor hukum.

Penegakan hukum, jelas Gabriel menjadi salah satu langkah konkrit penting selain upaya pencegahan, penanganan dan rehabilitasi.

“PADMA Indonesia terus membangun koordinasi baik dengan pihak Bareskrim dan Mabes Polri, Komnas HAM RI, Komisi III DPR RI serta Ombudsman RI guna mengambil langkah solutif serta menindaklanjuti persoalan hukum”, ungkapnya.

Dia pun mengharapkan agar Polres Sumba Barat menunjukkan kinerja penegakan hukum dan menjadikan hukum sebagai payung keadilan serta kesetaraan hak hukum bagi siapa pun yang mencari perlindungan hukum. (Ervan Tou/VoN)

Previous ArticleAda Bisnis “Pikul Motor” di Kali Wae Musur Matim
Next Article Sambutan Gubernur NTT di HUT DWP Singgung Kesetaraan Gender

Related Posts

Pastor Pantura Tolak Tambang Mangan di Reok dan Lamba Leda Utara

8 Agustus 2026

Stafsus Menteri HAM: Wartawan Hukum Mitra Strategis Penegakan HAM

2 Agustus 2026

Keuskupan Agung Ende dan Warga Flores Gugat Tiga SK Geothermal ke Mahkamah Agung

31 Juli 2026
Terkini

PAN Manggarai Gelar Rakerda, Bupati Tantang Kader Tekan Kemiskinan di Wilayah Utara

12 Agustus 2026

Tiga Pria Diamankan Polisi Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup di Manggarai Barat

12 Agustus 2026

Proyek Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Dinas Pertanian Akui Lahan Diklaim Milik Polri

12 Agustus 2026

Kolang FC Hantam Wae Mata FC 6-1 di PSSI Manggarai Barat Cup II

12 Agustus 2026

Krisna FC Menang 2-0 atas Menjaga FC di PSSI Manggarai Barat Cup 2026

11 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.