Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Pemda Ende Serah 33 Unit Kapal Ikan Kepada Kelompok Nelayan
Regional NTT

Pemda Ende Serah 33 Unit Kapal Ikan Kepada Kelompok Nelayan

By Redaksi10 Desember 20163 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, VoxNtt.com-Pemerintah Daerah Kabupaten Ende menyerahkan 33 unit kapal penangkap ikan kepada 33 kelompok nelayan se-Kabupaten Ende. Penyerahan tersebut  berlangsung di Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan pada Sabtu (10/12/2016).

Bupati Ende, Marselinus YW Petu dan Wakil Bupati H. Djafar Haji Ahmad menyerahkan kapal jenis viber plas 3 GT secara langsung kepada puluhan kelompok nelayan. Didampingi Kadis Perikanan, Muslim rauf, Asisten 1, Kornelis Wara, Kepala Kesbangpol dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah.

Kadis Perikanan dan Kelautan, Ir. Muslim Rauf pada kesempatan itu menjelaskan penyerahan kapal berawal kegiatan sosialisasi yang dilakukan di rumah jabatan Wakil Bupati.

Kelompok nelayan kemudian menyepakati pengadaan kapal ikan dengan persyaratan merawat dan menjaga kapal tersebut.

“Kabupaten Ende merupakan daerah konsumsi ikan terbesar di NTT. Maka kita harap agar para nelayan bisa bekerja dengan sungguh-sungguh untuk mendapatkan ikan yang banyak.”Katanya.

Bupati Marsel mengatakan pengadaan kapal dengan pagu anggaran 9,3 Miliar tersebut diharapkan digunakan sesuai dengan ketentuan. Penangkapan ikan diharapkan dilakukan secara halal dan tidak menggunakan rakitan bom.

Selain itu, kata Bupati, para nelayan berharap tidak menggunakan potasium, racun atau bahan kimia yang mencemar ekosistem laut.

“Kalau masih menggunakan bom, maka kami akan proses dan tarik kembali kapal. Maksudnya, supaya bapak ibu bisa mencari ikan dengan menggunakan alat penangkapan.”Tegas Bupati kepada kelompok nelayan.

“Ada indikasi atau laporan, kami akan turun periksa dan akan ditindak tegas. Kalau ada nelayan yang hari ini menerima kapal yang lakukan hal-hal yang tidak halal maka kami akan tindak lanjuti dan akan tarik kembali kapal.”Katanya lagi.

Foto: Wakil Bupati Ende, H. Djafar H. Ahmad sedang menyerahkan kapal secara simbolik kepada ketua kelompok nelayan di Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan Ende pada, Sabtu (10/12) (Foto :Ian)
Foto: Wakil Bupati Ende, H. Djafar H. Ahmad sedang menyerahkan kapal secara simbolik kepada ketua kelompok nelayan di Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan Ende pada, Sabtu (10/12) (Foto :Ian)

Bupati juga menegaskan kepada kelompok nelayan agar tidak melakukan penjualan ikan di pasar-pasar. Kelompok nelayan tersebut hanya bertugas untuk mencari ikan.

“Jadi tidak ada lagi yang jual ikan di pasar Mbongawani. Kalian cukup cari ikan dan yang lain tugasnya menjual ikan. Kami harap para nelayan lebih professional.”Ujar Bupati Marsel.

Sementara itu, Wakil Bupati Djafar Ahmad pada kesempatan yang sama menegaskan kelompok nelayan tetap menjaga kekompakan kelompok. Diharapkan, ketua kelompok dapat membagikan jadwal penangkapan ikan secara merata.

“Kekompakan dalam kelompok itu penting. Makan saya harap tidak terjadi kegaduan antar nelayan dalam kelompok. Lalu, hasil penangkapan harus dilaporkan ke dinas perikanan sebagai data. Apakah ada kemajuan atau tidak.”Katanya.

Ketua kelompok Tunas Harapan Kelurahan Rukun Lima, M. Taher Suban memberi apresiasi kepada pemerintah yang telah merespon usulan masyarakat nelayan. Ia berharap dengan adanya kapal motor tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan para nelayan.

“Kami berterima kasih karena sudah dapat kapal ikan ini. Kami juga berkomitmen untuk tidak melakukan pengeboman lagi dan kami siap melayani kebutuhan ikan untuk masyarakat kabupaten ini.”Ujar Taher.

Setelah penyerahan secara simbolis, rombongan Bupati lantas menuju ke pelabuhan ikan untuk melakukan uji coba kapal. Bupati dan Wakilnya menggunakan kapal yang berbeda dalam uji coba tersebut.**(Ian/VoN)

Foto Feature: Kapal ikan yang diadakan Pemda Ende dengan pagu anggaran 9.3 Miliar berlabuh di Pelabuhan Ikan Ende (Foto : Ian)

Ende
Previous ArticleMahasiswa Muslim Sikka Kecam Aksi Pembubaran KKR Natal di Bandung
Next Article Ini Rincian Berkas Perkara Kejari Ende yang Telah Dilimpahkan ke Tipikor Kupang

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.