Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Mahasiswa Muslim Sikka Kecam Aksi Pembubaran KKR Natal di Bandung
Regional NTT

Mahasiswa Muslim Sikka Kecam Aksi Pembubaran KKR Natal di Bandung

By Redaksi10 Desember 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, VoxNtt.com-Tindakan pembubaran Kebaktian Kebabgunan Rohani (KKR) Natal Jemaat Kristen di Bandung oleh Pembela Ahlu Sunnah (PAS) dan Dewan Dakwah Islam (DDI) dinilai menodai kebebasan beragama dan merusak toleransi.

Sejumlah mahasiswa muslim di Sikka yang dihubungi VoxNtt.com menyatakan tindakan tersebut tidak bisa dibenarkan.

Ketua Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Sikka, Farouk Abdu menyatakan kebebasan beragama adalah hak asasi manusia.

“Tidak benar membubarkan umat agama lain yang sedang beribadah karena itu melanggar hak asasi dan tidak menghargai kebhinekaan kita,” tegasnya saat ditemui usai do’a bersama untuk korban gempa Aceh dan pembubaran KKR di Bandung yang diinisiasi Aliansi Jurnalis Sikka, Jumad, (9/12/2016).

Dirinya berharap umat beragama di Maumere yang selama ini hidup penuh toleransi tidak terprovokasi oleh kejadian tersebut.

“Biarkan masyarakat di tempat lain melihat bagaimana kita di Maumere hidup dalam toleransi,” tegasnya.

Hal senada disampaikan mahasiswa IKIP Muhammadyah, Muhammad Baco. Baco menilai tindakan pembubaran sebagai upaya provokasi.

Menurutnya, sah-sah saja kalau umat agama tertentu beribadah bukan di rumah ibadahnya.

“Kalau itu tidak melanggar kaidah agamanya dan tidak mengganggu ketertiban mengapa umat agama lain perlu membubarkan,” ujarnya saat dihubungi via telpon pada Sabtu, (10/12/2016).

Menurutnya, di Maumere umat Islam tidak mengalami gangguan saat menjalankan ibadahnya sekalipun itu dilaksanakn di tempat umum.

“Biasanya kalau Idul Fitri ribuan umat Islam lakukan Sholat Ied di Lapangan Umum tepat di hadapan Gereja Kalvari dan tidak ada masalah dari umat agama lainnya,” ungkap aktifis LMND Sikka ini.

Kareanya dirinya berharap agar toleransi di Sikka tetap terjaga dan menjadi contoh bagi Indonesia. (Are/VoN)

Foto Feature: Para mahasiswa Islam berpose bersama Pemuda GMIT, jurnalis dan tokoh masyarakat usai do’a bersama bertajuk Pray for Indonesia, Jumad, (9/12/2016) di depan Kantor Bupati Sikka

Sikka
Previous ArticleIronis “Surat Cinta” PDAM untuk Warga Waesambi Labuan Bajo (1)
Next Article Pemda Ende Serah 33 Unit Kapal Ikan Kepada Kelompok Nelayan

Related Posts

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026
Terkini

Julie Laiskodat Sumbang Rp100 Juta untuk MTQ Tingkat Provinsi NTT di Nagekeo

25 Juni 2026

Rutan Kupang Siap Serahkan Rekaman CCTV Terkait Dugaan Suap terhadap Saksi Kasus Jaksa Peras Kontraktor

24 Juni 2026

Undhira Bali Pertahankan Tradisi Ibadah Rabuan untuk Perkuat Karakter dan Spiritualitas Civitas Akademika

24 Juni 2026

Padma Indonesia Kecam Dugaan Intimidasi Warga Tonggurambang Terkait Rencana Pembangunan Fasilitas Militer

24 Juni 2026

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.