Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»Komunitas Persaudaraan NTT di Jakarta Sikapi “Sabu Kelabu”
NASIONAL

Komunitas Persaudaraan NTT di Jakarta Sikapi “Sabu Kelabu”

By Redaksi16 Desember 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Jakarta,VoxNtt.com-Menyikapi peristiwa penikaman 7 (tujuh) siswa SDN I Sabu Barat, di kabupaten Sabu Raijua, NTT, pada tanggal 13 Desember 2016 yang lalu, Komunitas Persaudaraan NTT  di Jakarta menyampaikan pernyataan sikap yang ditujukan kepada Kepolisian Republik Indonesia melalui Divisi Humas Polri pada Jumat, (16/12).

Disamping memberi desakan kepada pihak kepolisian, Petrus Salestinus sebagai koordinator komunitas persaudaraan NTT juga menyayangkan sikap waspada aparat penegak hukum dan para pejabat pemda Provinsi NTT yang tidak nampak dalam mengantisipasi peristiwa tersebut.

BACA: Polri Berjanji Ungkap Motif Penganiayaan di Sabu Raijua

Menurutnya, peristiwa tersebut harus dilihat sebagai peristiwa nasional, karena peristiwa serupa juga terjadi di beberapa tempat lain dalam waktu yang hampir bersamaan seperti di Kalimantan Timur, Bandung, dan Bekasi yang berpotensi menghancurkan kondisi sosial politik nasional yang stabil saat ini.

Oleh karena itu, Petrus mengharapkan pemerintah tidak boleh membiarkan situasi di NTT diurus oleh tangan-tangan yang salah.

“Tangan-tangan yang hanya mau mengambil untung dari penderitaan masyarakat dan membiarkan kondisi status quo ini berlangsung terus menerus” tegas Petrus.

Pernyataan Sikap

Menyikapi peristiwan tersebut, maka Komunitas Persaudaraan NTT  menyatakan sikap sebagai berikut.

Pertama, mengutuk tindakan biadab dan tidak berperikemanusiaan terhadap 7 (tujuh) anak SDN I Sabu Barat di NTT dan menuntut Polri segera mengambil langkah-langkah hukum untuk mengungkap pelaku dan dalang yang berada dibalik peristiwa  ini.

BACA: Tim Khusus Polri akan Beri Konseling untuk Korban dan Guru SDN I Seba

Kedua, menyatakan peristiwa penikaman 7 (tujuh) anak SDN I Sabu Barat bukanlah peristiwa kriminal biasa, melainkan sebagai signal kuat adanya gerakan radikal yang mengancam kerukunan, toleransi dan keberagaman masyarakat NTT, karenanya mendesak Polri untuk mengungkap aktor intelektual di belakang peristiwa yang tidak berperikemanusiaan tersebut.

Ketiga, mendesak Gubernur dan seluruh Muspida di NTT segera memulihkan kenyamanan dan rasa damai masyarakat NTT, menjamin persaudaraan, kerukunan, toleransi dan keberagaman yang ada di NTT agar tetap kompak dan bersatu.

Keempat, meminta Kapolri, Jaksa Agung, Panglima TNI dan Mahkamah Agung untuk segera membuka Polres, Kejaksaan, Kodim dan Pengadilan Negeri pada setiap kabupaten pemekaran di NTT yang sudah 10 tahun lebih belum memiliki institusi hukum dan keamanan guna memberikan pelayanan keadilan secara memadai. (Ervan Tou/VoN)

Foto Feature: Komunitas Persaudaraan NTT saat bertemu kepada Divisi Humas Polri

Previous ArticleTim Khusus Polri akan Beri Konseling untuk Korban dan Guru SDN 1 Seba
Next Article Ternyata Putusan Yohanis Goban Telah Dikirim PN Kupang ke Maumere

Related Posts

Perkuat Kedamaian dalam Bingkai Toleransi, Benny Harman Buka Puasa Bersama Umat Muslim di Labuan Bajo

27 Februari 2026

GMNI Kritik Presiden Prabowo, Akses Ekspor Nelayan Dinilai Tak Signifikan Tanpa Perbaikan Kepemilikan Kapal

17 Februari 2026

Benny Harman: Jurnalis Berperan Jaga Hukum dan Pluralisme di Labuan Bajo

10 Februari 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.