Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kader PMKRI Harus Jaga Toleransi
Regional NTT

Kader PMKRI Harus Jaga Toleransi

By Redaksi19 Desember 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNtt.com- Para kader Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) harus menjaga toleransi antar umat beragama.

Demikian himbaun Ardy Taur, salah satu alumni PMKRI Ruteng saat menyampaikan sambutan pada acara pelantikan anggota biasa organisasi itu, Minggu, (18/12/2016) malam.

Dalam menyikapi situasi kekinian di Indonesia, kata Ardy, tampak kehidupan toleransi mulai terusik oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

Kerena itu, menjadi anggota PMKRI bukan perkara mudah. Saat ini, ia sedang ditantang menjadi panutan agar tetap menjaga sikap saling menghargai kelompok-kelompok dalam masyarakat atau dalam lingkup lainnya.

“Ketika dilantik menjadi anggota PMKRI begitu banyak beban yang harus dipikul. Mampukah kita menjadi corong bertoleransi?,” ujar Ardy dalam kegiatan yang berlangsung di Marga Siswa di jalan Katedral Ruteng itu.

Sebagai prajurit gereja, lanjut dia, PMKRI harus lebih lihai menyikapi fenomena yang akhir-akhir ini diduga selalu mengrongrong kehidupan berbangsa dan bernegara.

“PMKRI harus punya gigi. Katakanlah benar-benar dalam dirimu apa yang kamu berikan untuk PMKRI. Bukan apa yang PMKRI berikan untuk kamu,” pesan Ardy kepada sejumlah anggota biasa yang baru dilantik itu.

Dia menambahkan, selain memiliki daya kritis terhadap pelbagai kebijakan pemerintah, PMKRI juga harus mampu mengajak orang agar lebih bijak menyikapi isu SARA yang berkembang pesat saat ini.

Sementara itu, Ketua Presidium PMKRI Kristian Nanggolan dalam sambutannya mengajak semua masyarakat agar selalu menyaring segala isu-isu yang berkembang. Itu terutama isu-isu SARA yang sudah viral di media sosial (Medsos).

“Kami mengajak agar masyarakat tetap menjaga kehidupan toleransi antar umat beragama. Jangan mudah terprofokasi terhadap isu-isu SARA,” ajak Kristian.

Lebih lanjut dia menjelaskan, sikap saling menghargai dan menghormati antar agama merupakan sebuah sumbangan terbesar untuk pembangunan bangsa dan negara Indonesia. (Ardy Abba/VoN).

Foto: Acara pelantikan anggota biasa PMKRI Ruteng, (18/12) malam (Foto: Ardy Abba/VoN)

Manggarai
Previous ArticlePater Yulius: Umat Katolik Jangan Sebarkan Informasi yang Menyulut Kebencian
Next Article Diimingi Jadi THL Propinsi, FSR Diduga Menipu Warga

Related Posts

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Kebijakan “Ambil Dulu, Bayar Kemudian” Gubernur NTT Direalisasikan di Golo Mendo

26 Agustus 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.