Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»Polisi Tembak Mati 3 Terduga Teroris di Banten
NASIONAL

Polisi Tembak Mati 3 Terduga Teroris di Banten

By Redaksi21 Desember 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

VoxNtt.com-Tim Detasemen Khusus (Densus) Anti Teror 88 menggerebek sebuah rumah terduga teroris di Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (21/12/2016) pagi. Dari penggerebekan tersebut, polisi menembak mati tiga orang terduga teroris.

“Ada tiga orang yang diberikan tindakan tegas terukur. Ketiganya tewas,” kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ayi Supardan seperti dilansir Kompas.com.

Ayi mengungkapkan, ketiga orang tersebut berinisial O, I, dan H.

Ia juga memastikan bahwa polisi menemukan rangkaian bom aktif di rumah tersebut.

“Tadi Densus menggerebek. Ditemukan rangkaian bom. Karena membahayakan, bom itu dijinakkan,” kata Ayi.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto mengatakan, pengungkapan kelompok itu berawal dari penangkapan seorang pria bernama Adam.

Adam ditangkap tim Densus 88 Anti-Teror Polri ketika keluar dari kontrakan menuju Jalan Raya Serpong, Rabu (21/12/2016) pukul 8.00 WIB.

Saat Adam diperiksa, kata Rikwanto, diperoleh informasi ada tiga orang rekannya di kontrakan. Mereka akan melakukan aksi teror.

“Punya rencana lakukan amaliyah,” ucap Rikwanto saat jumpa pers di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Rabu.

Rikwanto menambahkan, mereka lebih dulu akan menusuk polisi. Setelah masyarakat dan polisi lainnya berkumpul di lokasi, pelaku akan datang membawa bom dan meledakkan diri.

“Jadi datang dengan niat bom bunuh diri,” kata Rikwanto.

Namun, ia mengaku belum mendapat informasi peran masing-masing orang. Penyelidikan masih berlangsung. (VoN)

Foto Feature: Anggota Densus 88 sedang mendekati sebuah rumah yang dihuni terduga teroris di Setu, Tangerang Selatan, Rabu (21/12/2016). (Foto: kompas.com)

Previous ArticleIsu “Resuffle Kabinet” Menguat, Bupati Tote Diminta Dengar Saran Publik
Next Article Kekerasan Terhadap Anak dan Anomali Dunia Pendidikan NTT

Related Posts

Perkuat Kedamaian dalam Bingkai Toleransi, Benny Harman Buka Puasa Bersama Umat Muslim di Labuan Bajo

27 Februari 2026

GMNI Kritik Presiden Prabowo, Akses Ekspor Nelayan Dinilai Tak Signifikan Tanpa Perbaikan Kepemilikan Kapal

17 Februari 2026

Benny Harman: Jurnalis Berperan Jaga Hukum dan Pluralisme di Labuan Bajo

10 Februari 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.