Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Jaringan Telkomsel Terganggu, Pedagang Rugi Jutaan Rupiah
Regional NTT

Jaringan Telkomsel Terganggu, Pedagang Rugi Jutaan Rupiah

By Redaksi23 Desember 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNtt.com- Akibat tergangunya sinyal jaringan telekomsel wilayah Nusa Tenggara Timur, para pedagang di Manggarai Timur merugi hingga jutaan rupiah.

Alfon Sene salah satu pedagang di Kota Borong yang menghubungi media ini, Jumat (23/12/2016) mengatakan jaringan telkomsel sudah mulai rusak sejak Rabu (21/12/2016) sekitar pukul 15.30 dan jaringan baru muncul Kamis (22/12/2016) sekitar pukul 20.30.

Dia mengaku selama jaringan rusak, semua pedagang tidak bisa menjual pulsa listrik, pulsa HP dan menderita kerugian mencapai jutaan rupiah.

“Harapan ke depan tidak ada lagi gangguan jaringan telkomsel” pungkasnya.

Senada juga disampaikan Robert Ampat, warga Satar Peot di Kecamatan Borong. Kepada VoxNtt.com, ia mengaku selama kurang lebih 28 jam, aktifitas komunikasi lumpuh total karena tidak bisa menghubungi keluarga dan sahabat menggunakan HP.

“Untuk mencari melacak dan menanyakan posisi dan keberadaan kelurga tidak bisa, karena jaringan mati total” pungkas Robert.

Pada saat dirinya hendak keluar rumah terpaksa meninggalkan secarik kertas dan menulis pesan, sehingga teman dan seisi rumah bisa membaca nota tersebut.

“Kita berharap tidak ada lagi gangguan jaringan, sebab komunikasi menggunakan HP merupakan suatu kebutuhan”ungkapnya.

Namun menurut Robert ada sisi positif ketika sinyal jaringan telepon rusak karena di rumah bisa berkomunikasi antara sesama anggota kelurga.

“Bisanya kita lebih sibuk mengotak atik HP masing-masing sehingga komunikasi dan bercerita bebas hampir tidak ada” katanya. (TN/VoN)

Foto Feature: Robert Raham, salah satu warga Kelurahan Peot, Kecamatan Borong, Matim, menulis pesan kepada adiknya lewat surat karena tidak bisa dihubungi lewat hp.

Manggarai Timur
Previous ArticleAnggota DPRD Tanggapi Keluhan Soal PPK dan PHO ‘Nakal’ di Mabar
Next Article Ruas Jalan Jengok-Lehong Matim Diperbaik Gunakan Coran Semen

Related Posts

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

PDI Perjuangan Tak Hanya Salurkan Logistik, Perhatian Kesehatan Korban Bencana Jadi Prioritas

19 Agustus 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.