Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Empat Hari Diguyur Hujan, Ada 6 Titik Longsor di Ngada
HEADLINE

Empat Hari Diguyur Hujan, Ada 6 Titik Longsor di Ngada

By Redaksi3 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Aloysius Watu
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Bajawa, VoxNtt.com- Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Ngada meminta masyarakat untuk mewaspadai ancaman longsor. Pasalnya akhir-akhir ini hujan masih terus mengguyur kabupaten Ngada berpotensi bencana.

Demikian hal itu disampaikan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ngada, Watu Aloysius Kepada VoxNtt.com di ruang kerjanya Kamis (2/2).

Dia mengatakan hujan yang terus mengguyur selama empat hari terakhir tersebut mengakibatkan longsor di beberapa tempat di wilayah kabupaten Ngada.

Dari pendataan yang dihimpun berdasarkan laporan para camat, terdapat enam titik longsor di Kabupaten Ngada.

Pertama, di kecamatan Jerebu’u terjadi di Desa Dhari Wali dimana pohon menimpa sebuah rumah yang mengakibatkan rumah rusak berat.

Lokasi kedua terjadi di kampung Bo’a Manu, Kelurahan Susu dimana satu pohon rumput tumbang mengakibat rumah rusak berat.

Sementara itu empat titik lain terjadi di jalur jalan negara tepatnya di Hobo Sara, Desa Malanuza dimana longsor itu menutup semua badan jalan sehingga sempat macet selama empat jam.

Longsor lain terdapat di Desa Ulu Belu, kecamatan Golewa dan dua lagi di Kelurahan Lebih Jaga yang mana longsor mengakibat dua buah unit rumah rusak berat.

Watu juga menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun pihaknya berharap agar masyarakat khususya di daerah rawan untuk tetap waspada.

Terhadap beberapa rumah yang terkena bencana longsor tersebut, pihaknya telah menyalurkan bantuan emergensi. (Arton/VoN)

 

Ngada
Previous ArticleBelum Lunasi Pajak, 1000 STNK Masih Tertahan di Samsat Ende
Next Article Hujan Deras, Sejumlah Rumah Warga di Woloweku Tertimpa Longsor

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.