Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Hujan Deras, Sejumlah Rumah Warga di Woloweku Tertimpa Longsor
HEADLINE

Hujan Deras, Sejumlah Rumah Warga di Woloweku Tertimpa Longsor

By Redaksi3 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Salah satu rumah tertimpah longsor di Woloweku, Kelurahan Rewarangga Selatan, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende pada Kamis (2/2) sore
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, VoxNtt.com-Setidaknya 5 unit rumah warga di Woloweku, Kelurahan Rewarangga Selatan, Kecamatan Ende Timur, Kabupaten Ende tertimpa longsor hingga rusak berat. Hal ini disebabkan hujan deras sejak pukul 14.00 Wita pada Kamis (02/02/2017).

Bukan saja itu, tebing setinggi 10 meter juga menimpa dua warga hingga luka ringan serta dua unit kendaraan roda dua rusak berat akibat tertimbun material longsoran. Selain itu, puluhan rumah warga sekitar juga terancam bencana dimaksud.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Albertus Yani, Kamis, (2/2) malam mengatakan bencana alam tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 wita dimana sejak pukul 14.00 wita Kota Ende dilandai hujan deras.

“Saat ini warga koban tanah longsor mengungsi  ke rumah tetangga karena rumah mereka rusak berat. Bersyukur kejadian itu tidak sampai menimbulkan korban jiwa dan seluruh penghuni rumah selamat”ujar Yani.

Menurut dia, hujan selama kurang lebih empat jam tersebut memicu tebing yang tepat di belakang rumah Yance Suku runtuh. Sehingga peristiwa tersebut menimpa rumah.

Material longsor berupa tanah dan batu berukuran besar menjebol  rumah Olivia Wenggo dan merusak beberapa bagian atap rumah warga lainya. Akibat peristiwa tanah longsor ini, korban mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.

Sementara proses pembersihan longsor, Kata Yani, diprediksi akan membutuhkan waktu hingga beberapa hari kedepan.

“Akan kita lalukan pembersihan ke depan. Karena ini bencana cukup serius”ujar Yani.

Yani juga mengimbau agar warga setempat untuk tetap waspada, sebab diprediksi intensitas curah hujan dalam kurun waktu sepekan meningkat.

“Utamanya untuk rumah warga yang berada di bawah tebing dan lereng pegunungan harus waspada demi keselamatan bersama,” tegasnya.*** (Ian/VoN)

Ende
Previous ArticleEmpat Hari Diguyur Hujan, Ada 6 Titik Longsor di Ngada
Next Article Irigasi Wae Ireng Ambruk, Puluhan Sawah Terancam Gagal Tumbuh

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

158 Rumah di Kecamatan Welak Rusak Berat Akibat Gempa

15 Agustus 2026

Pengungsi Mandiri di Pesisir Utara Nagekeo Terlantar, Kekurangan Air dan Logistik

15 Agustus 2026

Keuskupan Ruteng Imbau Misa Minggu Digelar di Tempat Aman Pascagempa

15 Agustus 2026

Pemprov NTT Fokus Evakuasi dan Selamatkan Korban Gempa Flores

15 Agustus 2026

Pasutri di Wae Ri’i Tewas Tertimpa Tembok Rumah Akibat Gempa

15 Agustus 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.