Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Manggarai Hujan Lebat, Tiang Listrik PLTP Ulumbu Tumbang
Regional NTT

Manggarai Hujan Lebat, Tiang Listrik PLTP Ulumbu Tumbang

By Redaksi7 Februari 20173 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Tiang listrik tumbang di Wae Mantar (Foto: Dok. I Made Dhanu Wijaya)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNtt.com-Hujan lebat disertai angin kencang di Kabupaten Manggarai, Minggu (5/2/2017) malam, menyebabkan sebuah tiang listrik Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulumbu tumbang.

Tiang listrik tumbang akibat angin kenjang ini terjadi di ruas jalan Ruteng-Iteng. Itu tepatnya di Wae Mantar, Kilometer 15, Desa Umung, Kecamatan Satar Mese-Manggarai.

Manager PLN Rayon Ruteng I Made Dhanu Wijaya mengatakan, kejadian itu mengakibatkan pasokan listrik dari Ulumbu menuju Ruteng terputus.

Wijaya mengaku, tiang listrik di Wae Mantar tumbang lantaran kabelnya tertimpa pohon besar. Sejumlah pohon besar tersebut jatuh karena longsor hebat.

Selama proses perbaikan, kata dia, pihak PLN Ruteng memutuskan untuk melakukan pemadaman listrik dalam beberapa waktu ke depan.

“Kami memohon doa dan dukungan masyarakat karena masalah bencana alam tak terhindarkan lagi,” ujar Wiajaya kepada wartawan, Senin (6/1/2017).

Dia menjelaskan, selama dua pekan terakhir ini terhitung sudah dua kali peristiwa tumbangnya tiang listrik ditimpah pohon di Wae Mantar. Sebelumnya terjadi pada 2 Februari 2017 lalu.

Untuk diketahui, longsor di Wae Mantar tak hanya menyebabkan tiang listrik tumbang, tetapi akses transportasi di jalan menuju Ruteng itu sempat putus total pada Senin (1/2/2017) lalu.

“Jalur Ruteng-Iteng sudah putus sejak semalam pak. Kendaraan tidak bisa lewat,” kata Venan Jerahu seorang pengandara menghubungi VoxNtt.com, Selasa (2/2/2017) siang.

Venan mengaku, hujan lebat yang mengguyur sejak Senin pagi hingga malam hari menyebabkan longsor hebat terjadi di jalan milik provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) itu.

Longsor tersebut terjadi tepatnya di Wae Mantar, pertengahan jalan di hutan Negara Golo Lusang-Manggarai.

Tanah dan pohon tumbang bekas longsor bertumpuk penuh di badan jalan dari ketinggian sekitar puluhan meter, hingga menyebab akses menuju Manggarai bagian selatan itu terhambat.

Venan yang adalah warga kecamatan Satarmese itu mengatakan, lantaran tidak bisa melewati longsor yang cukup besar di Wae Mantar tersebut terpaksa para pengandara menempuh ruas jalan Papang-Ngkaer-Jaong-Cumbi menuju Ruteng.

Mengikuti ruas ini tentu saja membutuhkan waktu cukup lama karena lebih jauh. Apalagi kondisi jalan yang melewati kecamatan Ruteng itu tampak sempit. Jalan pun berliku-liku dan terpaksa memutar ke arah barat untuk bisa memasuki kota Ruteng.

Sementara sejumlah pengendara kendaraan roda dua yang tidak ingin mengikuti jalur Papang-Ngkaer-Jaong-Cumbi menuju Ruteng terpaksa harus membersihkan material longsor. Itu mereka lakukan secara manual, agar sepeda motor mereka masih tetap melewati titik longsor.

“Di Wae Mantar memang sering terjadi longsor pak kalau hujan,” katanya.

Venan berharap, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manggarai bersama instansi terkait lainnya segera membersihkan longsor di Wae Mantar agar lalulintas kembali normal.

Sebab, lanjut dia, ruas Ruteng-Iteng merupakan salah satu jalur vital bagi masyarakat Satarmese dan sekitarnya. (Ardy Abba/VoN).

Manggarai
Previous ArticleAlumni 87 Givans Kupang Bantu Derryl, Bocah Penderita Meningitis
Next Article Ruang Kelas SDN Leda-Kuwus Kembali Ambruk “Rata Tanah’

Related Posts

KemenHAM Serap Aspirasi Warga dalam Sosialisasi Penguatan HAM di Tiga Desa Manggarai Raya

25 Juni 2026

Satlantas Polres Manggarai Patroli Malam, Antisipasi Balap Liar dan Kecelakaan Lalu Lintas

24 Juni 2026

Rokok Ilegal Humer Diduga Kuasai 50 Persen Pasar Manggarai, Bea Cukai Turunkan Tim Penindakan

19 Juni 2026
Terkini

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tewas dengan Enam Luka Tembak, Kasus Marselinus Ngala Mesti Jadi Pelajaran Bawaslu

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.